Nasional

5/cate1/Nasional

Berita Terbaru

Patroli Tim Mangewang Polresta Sorong Kota Sasar Gangguan Kamtibmas

ONENEWSINDO.COM,..Sorong PBD – Tim Mangewang Polresta Sorong Kota melaksanakan patroli yang ditingkatkan dalam rangka menjaga situasi keaman...

Videos

3/cate6/videos

Recent post

Patroli Tim Mangewang Polresta Sorong Kota Sasar Gangguan Kamtibmas


ONENEWSINDO.COM,..Sorong PBD – Tim Mangewang Polresta Sorong Kota melaksanakan patroli yang ditingkatkan dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di sejumlah wilayah Kota Sorong, Jumat (21/8/2026).

Patroli dimulai ,  sebelumnya dilaksanakan apel dan pengecekan (app) yang dipimpin Kanit Resmob Polresta Sorong Kota.

Dalam kegiatan tersebut, personel menyusuri sejumlah ruas jalan dan kawasan yang menjadi rute patroli, di antaranya Jalan Basuki Rahmat, Jalan Pendidikan, Jalan F. Kalasuat, Malanu, Malanu Kampung, Ukip, Kompleks Kolam Buaya, Kilometer 10, Jalan Sungai Maruni, Jalan Kamundan, Jalan Sorong-Makbon, Kilometer 12, hingga kembali ke Jalan Basuki Rahmat.

Patroli tersebut menyasar potensi terjadinya tindak pidana 3C, yakni pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor), termasuk kendaraan yang dicurigai sebagai hasil kejahatan.

Selama pelaksanaan patroli, personel juga memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan lingkungan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan.

Dari hasil kegiatan, situasi kamtibmas di sepanjang jalur patroli terpantau aman dan kondusif. Masyarakat juga diimbau segera melaporkan apabila menemukan kejadian menonjol yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban melalui Call Center Polri 110 atau mendatangi kantor kepolisian terdekat.

Patroli rutin yang ditingkatkan tersebut merupakan bagian dari upaya Polresta Sorong Kota dalam menciptakan rasa aman sekaligus mencegah terjadinya tindak pidana di wilayah hukum Polresta Sorong Kota.

(Tim/Red)

Sungai Muara Kiawai Keruh, Dugaan Tambang Emas Ilegal Jadi Sorotan


ONENEWSINDO.COM, PASAMAN BARAT — Kondisi aliran sungai yang terlihat keruh di kawasan Muara Kiawai, Kecamatan Gunung Tuleh, Kabupaten Pasaman Barat, memunculkan sorotan terhadap dugaan aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI). Pemerintah dan aparat berwenang diharapkan segera melakukan pemeriksaan untuk memastikan kondisi sebenarnya di lapangan, (22/08/2026).


Kekeruhan sungai belum dapat dijadikan dasar tunggal untuk menyimpulkan telah terjadi pencemaran akibat pertambangan. Hubungan antara kondisi air dan aktivitas yang diduga berlangsung di kawasan tersebut harus dibuktikan melalui peninjauan lokasi, pemeriksaan kegiatan, serta pengujian kualitas air.


Pemeriksaan lapangan juga diperlukan untuk memastikan status perizinan, pihak yang mengelola kegiatan, jenis peralatan yang digunakan, dan lokasi penggalian. Langkah tersebut penting agar dugaan yang berkembang tidak berhenti sebagai spekulasi tanpa kepastian hukum.


Apabila benar dilakukan tanpa izin dan pengelolaan lingkungan, aktivitas pertambangan dapat meningkatkan sedimentasi, mengubah struktur lahan, dan mengganggu ekosistem sungai. Material hasil penggalian juga berpotensi terbawa ke kawasan hilir sehingga dampaknya dapat meluas ke lingkungan masyarakat.


Risiko keselamatan tidak boleh diabaikan. Penggalian tanah tanpa perencanaan dan pengawasan memadai berpotensi menimbulkan longsor, runtuhan lubang tambang, serta kecelakaan kerja. Karena itu, pemeriksaan tidak hanya perlu berfokus pada legalitas, tetapi juga pada keselamatan pekerja dan warga di sekitar lokasi.


Jika ditemukan pelanggaran, aparat dan instansi terkait perlu mengambil langkah tegas sesuai ketentuan yang berlaku. Selain penghentian aktivitas dan penegakan hukum, pemulihan lahan dan aliran sungai harus menjadi bagian dari penanganan agar kerusakan tidak terus berlanjut.


Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak berwenang mengenai legalitas kegiatan, hasil pemeriksaan lingkungan, maupun identitas pihak yang diduga menjalankan aktivitas tersebut. Redaksi membuka ruang klarifikasi dan hak jawab bagi seluruh pihak yang berkaitan dengan pemberitaan ini. (An)

Dugaan Galian C Ilegal Masuk Proyek Fly Over Sitinjau Lauik dan Exit Tol, Rantai Pasok dan Legalitas Material Mendesak Diaudit


ONENEWSINDO.COM, PADANG — Dugaan penggunaan material yang bersumber dari aktivitas galian C tanpa perizinan dalam pekerjaan Fly Over Sitinjau Lauik dan Exit Tol kembali mencuat. Informasi yang berkembang dari lapangan menyebutkan adanya material yang dikumpulkan dari masyarakat, kemudian dibeli dengan harga yang diduga berada di bawah harga normal sebelum dipasok untuk memenuhi kebutuhan proyek yang dikerjakan HKI.

Informasi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai legalitas sumber material sekaligus mekanisme pengadaan dan pengawasan rantai pasok dalam proyek infrastruktur berskala besar tersebut.

Apabila dugaan tersebut benar, persoalan tidak hanya berkaitan dengan pihak yang mengambil atau menjual material, tetapi juga perlu ditelusuri hingga ke proses penerimaan material di proyek.

Pertanyaan yang perlu dijawab antara lain bagaimana material dapat masuk ke dalam rantai pasok proyek, siapa yang melakukan pemeriksaan dokumen asal material, bagaimana legalitas sumber galian diverifikasi, serta siapa yang bertanggung jawab memastikan material yang digunakan memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan.

Rantai Pasok Material Perlu Dibuka

Informasi lain yang berkembang menyebutkan adanya dugaan permainan pada mata rantai pemasokan. Material disebut dibeli dari masyarakat dengan harga relatif rendah, kemudian masuk dalam rantai pasok proyek dengan nilai yang berbeda.

Kondisi tersebut perlu diuji melalui pemeriksaan dokumen dan transaksi secara menyeluruh. Pemeriksaan tidak cukup hanya melihat material yang tiba di lokasi proyek, tetapi juga harus menelusuri asal-usul material sejak dari titik pengambilan hingga diterima dan dibayarkan oleh pihak proyek.

Beberapa data yang penting untuk diperiksa antara lain invoice pembelian, volume material, titik sumber material, dokumen legalitas galian, identitas pemasok, surat jalan, volume material yang dikirim, volume yang diterima di proyek, hingga mekanisme pembayaran kepada pemasok.

Kesesuaian antara volume material yang dibeli, dikirim, diterima dan dibayarkan juga menjadi bagian penting dalam proses audit. Dari rangkaian data tersebut, auditor maupun aparat penegak hukum dapat menghitung secara objektif apabila terdapat selisih volume, perbedaan harga, ataupun transaksi yang tidak sesuai dengan dokumen.

Dugaan Kerugian Harus Dibuktikan melalui Audit

Di tengah berkembangnya informasi mengenai dugaan kerugian yang nilainya disebut dapat mencapai puluhan miliar rupiah, angka tersebut tidak semestinya langsung dianggap sebagai kerugian negara.

Nilai kerugian negara harus dibuktikan melalui pemeriksaan atau audit resmi oleh lembaga yang berwenang. Karena itu, dugaan tersebut perlu diuji berdasarkan data transaksi, volume material, harga pembelian, harga yang dibayarkan dalam proyek, serta dokumen pendukung lainnya.

Namun, apabila ditemukan adanya penggunaan material ilegal dalam volume besar atau terdapat manipulasi dalam rantai pengadaan yang berdampak terhadap keuangan negara, persoalan tersebut tentu layak ditindaklanjuti secara serius.

Jangan Hanya Berhenti pada Pelaku Lapangan

Ketua LMRRI Komwil Sumbar sebelumnya juga telah menyampaikan sikap keras terhadap dugaan penggunaan material yang tidak jelas legalitasnya.

Menurutnya, proyek infrastruktur besar harus dibangun dengan tata kelola yang transparan, mulai dari sumber material, legalitas pemasok, mekanisme pembayaran hingga penggunaan anggaran.

Jika hasil pemeriksaan menemukan adanya pelanggaran, seluruh pihak yang terbukti terlibat harus dimintai pertanggungjawaban sesuai ketentuan hukum.

Persoalan ini juga penting agar masyarakat kecil yang menjual material tidak menjadi satu-satunya pihak yang berhadapan dengan persoalan hukum apabila memang terdapat pelanggaran. Penegakan hukum harus menelusuri seluruh mata rantai, termasuk pihak yang mengambil keputusan, membeli, memasok, menerima dan melakukan pembayaran material.

Aparat Diminta Periksa Menyeluruh

Kini perhatian tertuju kepada aparat penegak hukum, pengawas proyek, auditor negara dan instansi terkait untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.

Fly Over Sitinjau Lauik dan Exit Tol merupakan bagian dari pembangunan infrastruktur strategis yang menyangkut kepentingan publik. Karena itu, pengawasan terhadap sumber material dan proses pengadaannya menjadi bagian penting dari akuntabilitas proyek.

Pemeriksaan menyeluruh dapat dilakukan dengan mencocokkan asal material, dokumen perizinan galian C, identitas pemasok, volume material, surat jalan, hasil penerimaan di proyek, invoice, harga satuan dan bukti pembayaran.

Jika seluruh dokumen dan transaksi sesuai aturan, hasil pemeriksaan tersebut sekaligus dapat memberikan kepastian dan membersihkan pihak-pihak yang disebut dalam dugaan tersebut.

Sebaliknya, apabila ditemukan rekayasa, kolusi, penggunaan material ilegal atau penyimpangan yang terbukti menimbulkan kerugian negara, proses hukum harus berjalan tanpa pandang bulu.

Redaksi menegaskan bahwa tulisan ini merupakan laporan lanjutan berdasarkan informasi dan dugaan yang berkembang di lapangan. Redaksi tidak menyimpulkan bahwa HKI, pemasok, kontraktor, maupun individu tertentu telah melakukan tindak pidana sebelum terdapat hasil pemeriksaan dan putusan hukum yang berkekuatan tetap.

Redaksi membuka ruang hak jawab, klarifikasi dan koreksi kepada HKI, pihak kontraktor atau pelaksana, pemasok material, pemilik sumber material serta instansi terkait.

Prinsipnya jelas: jika ada pelanggaran, hukum harus ditegakkan berdasarkan bukti dan berlaku terhadap seluruh pihak yang terbukti terlibat. Jika tidak terbukti, nama baik pihak yang disebut wajib dipulihkan.
(Team)

Sumber Air Bersih Terjaga, Satgas Yonif 2 Marinir dan Warga Enarotali Kompak Bergotong Royong


ONENEWSINDO.COM,Paniai - Wujud kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan ketersediaan air bersih terus ditunjukkan oleh Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 2 Marinir. Bersama masyarakat, personel Satgas melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan sumber air yang berada di wilayah Enarotali Kabupaten Paniai, Papua Tengah, Sabtu (22/08/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian Satgas terhadap fasilitas sumber air yang menjadi salah satu kebutuhan penting bagi masyarakat dalam menunjang aktivitas sehari-hari. Dengan penuh semangat kebersamaan, prajurit dan warga bahu-membahu membersihkan area sekitar sumber air dari sampah, rumput liar, serta berbagai material yang dapat mengganggu kebersihan dan kelancaran aliran air.

Komandan Satgas Yonif 2 Marinir  Letkol Marinir Helilintar Setiojoyo Laksono, S.E. menyampaikan “Melalui kegiatan gotong royong seperti ini, kami ingin bersama-sama menjaga kebersihan sumber air agar tetap terawat dan dapat dimanfaatkan masyarakat dengan baik. Kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.

Dengan terjaganya kebersihan sumber air, Satgas Yonif 2 Marinir berharap masyarakat dapat terus memelihara dan merawat fasilitas tersebut secara bersama-sama demi kepentingan dan kebutuhan generasi mendatang.

Kegiatan sederhana, kepedulian nyata. Satgas Yonif 2 Marinir bersama masyarakat Enarotali terus membangun kebersamaan melalui semangat gotong royong untuk lingkungan yang bersih dan sumber air yang tetap terjaga.

(TK)

Jandry Denny Sairlela Resmi Jabat Kapolres Maybrat


ONENEWSINDO.COM,.Sorong PBD – AKBP Jandry Denny Sairlela, S.I.K., M.M., resmi mengemban amanah baru sebagai Kapolres Maybrat, Polda Papua Barat Daya. Penunjukan tersebut ditandai dengan pelaksanaan Serah Terima Jabatan (Sertijab) sejumlah Pejabat Utama (PJU) dan Kapolres di lingkungan Polda Papua Barat Daya yang dipimpin langsung Kapolda Papua Barat Daya Brigjen Pol. Audie Sonny Latuheru, S.I.K., M.Han., di Aimas Hotel, Kabupaten Sorong, Sabtu (22/8/2026).

Pergantian jabatan tersebut menjadi bagian dari langkah penyegaran organisasi sekaligus pembinaan karier personel Polri. Sertijab dilaksanakan berdasarkan Keputusan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor KEP/1128/VII/2026 tanggal 30 Juli 2026 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polri.

Dalam keputusan tersebut, AKBP Jandry Denny Sairlela yang sebelumnya bertugas sebagai Danden A Satjibom Pasgegana Korbrimob Polri mendapat kepercayaan untuk memimpin Polres Maybrat. Amanah tersebut menempatkannya sebagai salah satu pejabat kewilayahan yang memiliki tanggung jawab penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Maybrat.

Jabatan Kapolres Maybrat dinilai memiliki peran strategis karena Kapolres tidak hanya bertanggung jawab terhadap pelaksanaan tugas kepolisian, tetapi juga dituntut mampu membangun komunikasi yang kuat dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, pemuda, serta seluruh elemen masyarakat.

Kepercayaan yang diberikan kepada AKBP Jandry Denny Sairlela diharapkan dapat membawa semangat baru dalam pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah hukum Polres Maybrat. Pengalaman yang dimiliki selama bertugas di lingkungan Korbrimob Polri menjadi salah satu bekal dalam menghadapi dinamika tugas dan tantangan keamanan yang berkembang di lapangan.
Kapolda Papua Barat Daya Brigjen Pol. Audie Sonny Latuheru dalam arahannya menegaskan bahwa pergantian pejabat merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri yang harus dipandang sebagai sebuah proses untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas.

Menurutnya, setiap personel yang menerima jabatan baru harus mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, segera beradaptasi dengan lingkungan kerja serta meneruskan berbagai program yang telah berjalan.

Para Kapolres yang baru juga diingatkan agar mampu memperkuat kehadiran Polri di tengah masyarakat. Pendekatan yang mengedepankan komunikasi, pelayanan, perlindungan dan pengayoman menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Bagi AKBP Jandry Denny Sairlela, jabatan sebagai Kapolres Maybrat sekaligus menjadi tantangan baru untuk menerjemahkan kebijakan pimpinan ke dalam program kerja yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Stabilitas kamtibmas, peningkatan pelayanan publik serta penguatan kemitraan dengan masyarakat menjadi sejumlah aspek yang akan menjadi perhatian dalam pelaksanaan tugasnya.

Sertijab Kapolres Maybrat juga menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi internal Polres Maybrat. Soliditas personel, profesionalisme dalam menjalankan tugas serta integritas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat menjadi fondasi penting bagi kepemimpinan baru.

Kapolda Papua Barat Daya berharap seluruh jajaran mampu menjaga kekompakan dan bekerja secara profesional dalam menghadapi berbagai perkembangan situasi kamtibmas. Para pejabat baru diminta tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan tugas rutin, tetapi juga mampu membaca kondisi sosial masyarakat dan mengambil langkah secara cepat, tepat dan humanis.

Selain AKBP Jandry Denny Sairlela, Sertijab tersebut juga mencakup sejumlah pergantian jabatan strategis di jajaran Polda Papua Barat Daya. Rotasi antara lain terjadi pada posisi Dirbinmas, Irwasda serta sejumlah Kapolres di wilayah Papua Barat Daya.

Di tingkat kewilayahan, AKBP Gleen Rooi Molle, S.I.K., dipercaya menjabat Wakapolresta Sorong Kota setelah sebelumnya menjadi Kapolres Sorong Selatan. Posisi Kapolres Sorong Selatan selanjutnya diemban AKBP Praja Gandha Wiratama, S.H., S.I.K., M.H., yang sebelumnya menjabat Kapolres Tambrauw.

Sementara jabatan Kapolres Tambrauw dipercayakan kepada AKBP Eddwar Martua Pandjaitan, S.I.K., M.H., yang sebelumnya menjabat Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Papua Barat Daya. Kemudian AKBP Jems Oktovianus Tegay, S.I.K., yang sebelumnya menjabat Kapolres Raja Ampat, mendapat tugas baru sebagai Kapolres Sorong.

Untuk jabatan Kapolres Raja Ampat, kepercayaan diberikan kepada AKBP Boma Wedhayanto Purnomo, S.E., S.I.K., M.H., yang sebelumnya menjabat Kabagbinops Roops Polda Papua Barat Daya.

Rangkaian pergantian tersebut menunjukkan adanya penataan organisasi secara menyeluruh di jajaran Polda Papua Barat Daya. Setiap pejabat yang menerima amanah baru diharapkan mampu memberikan kontribusi terbaik sekaligus menghadirkan inovasi dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

Dengan resmi menjabat sebagai Kapolres Maybrat, AKBP Jandry Denny Sairlela kini menghadapi tugas baru untuk memastikan roda organisasi Polres Maybrat berjalan efektif serta kehadiran polisi semakin dirasakan masyarakat.

Kepemimpinan baru tersebut diharapkan mampu memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat, menjaga situasi tetap kondusif serta mendukung terciptanya keamanan yang menjadi landasan bagi aktivitas sosial dan pembangunan di Kabupaten Maybrat.

Sertijab yang berlangsung tertib dan khidmat itu menjadi awal bagi para pejabat baru untuk menjalankan amanah di tempat tugas masing-masing. Bagi Polres Maybrat, momentum tersebut sekaligus menandai dimulainya kepemimpinan AKBP Jandry Denny Sairlela dengan harapan mampu membawa semangat baru dalam memberikan pelayanan kepolisian yang profesional, responsif dan humanis kepada masyarakat.

(TK)

Kapolda Papua Barat Daya Pimpin Sertijab, Sejumlah PJU dan Lima Kapolres Berganti


ONENEWSINDO.COM,..Sorong PBD – Kapolda Papua Barat Daya Brigjen Pol. Audie Sonny Latuheru, S.I.K., M.Han., memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) sejumlah Pejabat Utama (PJU) dan Kapolres di jajaran Polda Papua Barat Daya, yang bertempat di Aimas hotel, jalan Sorong klamono, kabupaten Sorong, provinsi Papua Barat Daya, Sabtu (22/8/2026).

Sertijab yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri para PJU Polda Papua Barat Daya, Ketua Bhayangkari Daerah Papua Barat Daya beserta para pengurus, serta pejabat dan personel Polda Papua Barat Daya.

Pergantian sejumlah jabatan tersebut merupakan tindak lanjut Keputusan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor: KEP/1128/VII/2026 tanggal 30 Juli 2026 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polri.

Dalam keputusan tersebut, sejumlah jabatan strategis di lingkungan Polda Papua Barat Daya mengalami rotasi. Di tingkat PJU, Kombes Pol. Muhammad Erfan, S.I.K., M.H., yang sebelumnya menjabat Dirbinmas Polda Papua Barat Daya, mendapat amanah baru sebagai Kabidkum Polda Nusa Tenggara Barat.

Jabatan Dirbinmas Polda Papua Barat Daya selanjutnya dipercayakan kepada Kombes Pol. Klintoro Hermawan Mangunwidjojo, S.I.K., yang sebelumnya menjabat Analis Kebijakan Madya Bidang Brigade Mobil Korbrimob Polri.

Sementara itu, Kombes Pol. Rudy Purnomo, S.I.K., M.H., yang sebelumnya menjabat Analis Kebijakan Madya Bidang Jemen Ops Itwasum Polri, dipercaya mengemban tugas sebagai Irwasda Polda Papua Barat Daya.

Rotasi jabatan juga terjadi pada jajaran kewilayahan. Salah satunya AKBP Gleen Rooi Molle, S.I.K., yang sebelumnya menjabat Kapolres Sorong Selatan, mendapat amanah sebagai Wakapolresta Sorong Kota.

Posisi Kapolres Sorong Selatan selanjutnya dijabat AKBP Praja Gandha Wiratama, S.H., S.I.K., M.H., yang sebelumnya menjabat Kapolres Tambrauw.

Jabatan Kapolres Tambrauw kemudian dipercayakan kepada AKBP Eddwar Martua Pandjaitan, S.I.K., M.H., yang sebelumnya menjabat Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Papua Barat Daya.

Selanjutnya, AKBP Jems Oktovianus Tegay, S.I.K., yang sebelumnya menjabat Kapolres Raja Ampat, mendapat amanah baru sebagai Kapolres Sorong.

Posisi Kapolres Raja Ampat kemudian diisi AKBP Boma Wedhayanto Purnomo, S.E., S.I.K., M.H., yang sebelumnya menjabat Kabagbinops Roops Polda Papua Barat Daya.

Sementara itu, AKBP Jandry Denny Sairlela, S.I.K., M.M., yang sebelumnya menjabat Danden A Satjibom Pasgegana Korbrimob Polri, dipercaya menjabat sebagai Kapolres Maybrat Polda Papua Barat Daya.

Dengan demikian, rotasi kali ini mencakup sejumlah jabatan strategis di tingkat Polda serta lima jabatan Kapolres, yakni Kapolres Sorong Selatan, Kapolres Tambrauw, Kapolres Sorong, Kapolres Raja Ampat dan Kapolres Maybrat.

Dalam arahannya, Kapolda Papua Barat Daya menekankan bahwa pergantian jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier personel Polri. Rotasi diharapkan dapat memberikan penyegaran sekaligus meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian.

Para pejabat yang menerima amanah baru diharapkan segera beradaptasi dengan lingkungan tugas masing-masing, melanjutkan program yang telah berjalan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Khusus bagi para Kapolres yang baru, tanggung jawab tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat kehadiran Polri di tengah masyarakat, untuk menjaga keamanan dan ketertiban, serta membangun komunikasi dan kemitraan dengan seluruh elemen masyarakat di wilayah hukum masing-masing.

Kapolda Papua Barat Daya juga mengharapkan seluruh jajaran tetap menjaga soliditas, profesionalisme dan integritas dalam menjalankan tugas, sehingga Polri mampu memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.

Rangkaian Sertijab berlangsung tertib dan khidmat. Pergantian sejumlah PJU dan Kapolres tersebut diharapkan semakin memperkuat organisasi di jajaran Polda Papua Barat Daya dalam menghadapi berbagai tantangan kamtibmas sekaligus mewujudkan pelayanan kepolisian yang profesional, responsif dan humanis.

(TK)

Wakili Kapolda Papua Barat Daya, Wakapolda Pimpin Upacara Hari Juang Polri 2026


ONENEWSINDO.COM,Sorong PBD – Mewakili Kapolda Papua Barat Daya, Wakapolda Papua Barat Daya Kombes Pol. Fernando Sanches Napitupulu, S.I.K., memimpin upacara dalam rangka memperingati Hari Juang Polri Tahun 2026, Jumat (21/8/2026).

Upacara tersebut dilaksanakan mulai pukul 07.00 WIT bertempat di Lapangan Apel Polda Papua Barat Daya, Kota Sorong. Kegiatan diikuti oleh para Pejabat Utama (PJU) Polda Papua Barat Daya serta seluruh personel Polda Papua Barat Daya.

Pelaksanaan upacara berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Kehadiran jajaran PJU dan personel Polda Papua Barat Daya menjadi bentuk penghormatan sekaligus komitmen bersama dalam memperingati Hari Juang Polri.

Hari Juang Polri menjadi momentum penting bagi seluruh insan Bhayangkara untuk mengenang perjalanan sejarah perjuangan Polri dalam mempertahankan kemerdekaan serta memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara.

Peringatan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat pengabdian, disiplin, integritas, loyalitas, serta profesionalisme setiap personel dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai anggota Polri.

Melalui peringatan Hari Juang Polri, jajaran Polda Papua Barat Daya terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, menjaga keamanan dan ketertiban, serta hadir di tengah masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Selain itu, momentum Hari Juang Polri menjadi pengingat bagi seluruh personel bahwa tugas dan pengabdian sebagai anggota Polri membutuhkan dedikasi, keberanian, ketulusan, serta semangat untuk menjaga keamanan dan menciptakan situasi yang kondusif di wilayah Papua Barat Daya.

Kasubbid PID Bidhumas Polda Papua Barat Daya Kompol Jenny S.A. Hengkelare membenarkan pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menyampaikan bahwa seluruh rangkaian upacara berjalan dengan tertib, khidmat, aman, dan lancar.

“Upacara Hari Juang Polri Tahun 2026 berjalan dengan aman dan lancar. Kegiatan ini menjadi momentum bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan semangat pengabdian dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Kompol Jenny.

Hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai dilaksanakan, situasi di lingkungan Polda Papua Barat Daya terpantau aman dan terkendali.

(Tim/Red)

Donor Darah Meriahkan Hari Jadi Polwan ke-78 di Polda Papua Barat Daya




ONENEWSINDO.COM,Sorong PBD – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Polisi Wanita (Polwan) ke-78, Polda Papua Barat Daya menggelar kegiatan donor darah pada Jumat (21/8/2026). Kegiatan berlangsung mulai pukul 09.00 WIT hingga selesai dan bertempat di Ruang Assessment SDM Polda Papua Barat Daya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Bhayangkari Daerah Papua Barat Daya selaku Ibu Asuh Polwan, Ny. Loury Audie Latuheru, bersama Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Papua Barat Daya Ny. Ellen Sanches Napitupulu, serta pengurus Bhayangkari jajaran Polda Papua Barat Daya.

Kegiatan donor darah diikuti personel Polda Papua Barat Daya, Polwan Polresta Sorong Kota, Polwan Polres Sorong, serta personel TNI dan sejumlah instansi terkait.

Turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut personel Yonif 762, Pasmar 3, Kowal Koarmada III, Batalyon Zipur 20/PPA, Kowad Korem 181, Kowal Kodaeral XIV, Yonif TP 806, serta Kantor SAR Sorong.

Kasubbid PID Bidhumas Polda Papua Barat Daya, Kompol Jenny S.A. Hengkelare, membenarkan adanya kegiatan donor darah tersebut. Ia mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Polwan ke-78 sekaligus bentuk kepedulian sosial dan solidaritas untuk membantu memenuhi kebutuhan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Donor darah ini merupakan wujud kepedulian dan kebersamaan Polwan bersama Bhayangkari, TNI, serta instansi terkait. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan bantuan darah,” ujar Kompol Jenny.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mempererat sinergitas antara Polri, TNI, Bhayangkari, dan instansi terkait dalam mendukung kegiatan sosial kemanusiaan di wilayah Papua Barat Daya.

Melalui kegiatan donor darah ini, Polwan Polda Papua Barat Daya menunjukkan semangat pengabdian, kepedulian, dan pelayanan kepada masyarakat dalam rangka memperingati Hari Jadi Polwan ke-78.

(Tim/Red)

Belanja Hasil Bumi Warga Komopa, Marinir Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat


ONENEWSINDO.COM,..Paniai - Kehadiran Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 2 Marinir di tengah masyarakat Kampung Komopa Distrik Ekadide Kabupaten Paniai tidak hanya dalam rangka menjaga keamanan wilayah, tetapi juga menjadi wujud kepedulian terhadap kehidupan sosial dan perekonomian masyarakat, Jumat (21/08/2026).

Salah satu bentuk kepedulian tersebut diwujudkan melalui kegiatan membeli hasil bumi yang dijajakan oleh masyarakat Kampung Komopa. Prajurit dengan penuh keakraban berinteraksi langsung dengan warga dan membeli berbagai hasil kebun yang tersedia.

Dansatgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 2 Marinir Letkol Marinir Helilintar Setiojoyo Laksono, S.E., mengatakan “Kami hadir tidak hanya untuk melaksanakan tugas pengamanan, tetapi juga berupaya memberikan manfaat bagi masyarakat. Dengan membeli hasil bumi warga, kami berharap dapat membantu perekonomian sekaligus mempererat tali silaturahmi,” ungkapnya.

Marinir hadir bersama masyarakat, membantu perekonomian warga, dan menumbuhkan kebersamaan melalui kepedulian sederhana yang memberikan manfaat nyata.

(Tim/Red)

Marinir Datang, Mama-Mama Enarotali Senang, Hasil Bumi Laris Manis


ONENEWSINDO.COM,..Paniai - Kehadiran Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 2 Marinir kembali menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat di Enarotali Kabupaten Paniai . Melalui kepedulian terhadap perekonomian warga, para prajurit berbelanja dan membeli hasil bumi yang dijajakan mama-mama masyarakat setempat, Jumat (21/08/2026)..

Dengan penuh keakraban, prajurit Marinir mendatangi para pedagang dan membeli berbagai hasil bumi yang tersedia. Interaksi sederhana tersebut menjadi momen yang hangat, sekaligus memberikan dukungan nyata bagi mama-mama yang menggantungkan penghasilan dari hasil kebun dan dagangan mereka.

Senyum bahagia terlihat dari wajah para mama-mama ketika dagangan mereka satu per satu laris terjual. Bagi mereka, kehadiran prajurit bukan hanya membantu meningkatkan pendapatan, tetapi juga menjadi bentuk perhatian dan kepedulian terhadap kehidupan masyarakat.

“Prajurit Marinirtidak hanya hadir dalam menjaga keamanan wilayah, tetapi juga berupaya membangun hubungan yang harmonis melalui berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan.” Ungkap Dansatgas Yonif 2 Marinir Letkol Marinir Helilintar Setiojoyo Laksono, S.E.

(Tim/Red)

Antusiasme Memuncak, Koto Panjang Ikua Koto 7 dan Padang Sarai Siap Tempur di Semifinal Koto Tangah Cup I 2026


ONENEWSINDO.COM,PADANG — Persaingan Open Turnamen Bola Voli Se-Kecamatan Koto Tangah Cup I Tahun 2026 semakin memanas. Memasuki babak semifinal kategori putra, tim Koto Panjang Ikua Koto 7 akan berhadapan dengan Padang Sarai dalam laga perebutan tiket menuju partai final.

Pertandingan yang diprediksi berlangsung sengit tersebut dijadwalkan digelar pada Jumat, 21 Agustus 2026, pukul 16.30 WIB, di Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang.

Kedua tim tentu memiliki ambisi yang sama untuk melangkah ke partai puncak. Koto Panjang Ikua Koto 7 maupun Padang Sarai dipastikan akan mengerahkan kemampuan terbaiknya sejak awal pertandingan untuk meraih kemenangan.

Pertandingan semifinal ini sekaligus menjadi momentum penting bagi kedua tim untuk membuktikan kualitas permainan mereka setelah melewati babak-babak sebelumnya.

Lurah Koto Panjang Ikua Koto, Doni MS, S.AP, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Open Turnamen Bola Voli Se-Kecamatan Koto Tangah Cup I Tahun 2026.

Menurutnya, turnamen tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi dan pencarian bibit-bibit atlet berprestasi, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi serta kebersamaan masyarakat.

“Semoga pertandingan berjalan lancar dan menjunjung tinggi sportivitas. Kami tentu memberikan dukungan kepada para pemain agar dapat tampil maksimal,” ujarnya.

Antusiasme masyarakat terhadap turnamen ini juga semakin terasa memasuki fase semifinal. Dukungan penonton diperkirakan akan semakin ramai mengingat pertandingan kali ini menjadi penentu bagi kedua tim untuk mendapatkan tiket ke babak final.

Panitia mengajak masyarakat, khususnya pencinta olahraga bola voli, untuk hadir langsung menyaksikan pertandingan sekaligus memberikan dukungan kepada kedua tim dengan tetap menjaga ketertiban dan sportivitas.

Jadwal Semifinal Koto Tangah Cup I 2026:

Koto Panjang Ikua Koto 7 vs Padang Sarai
Jumat, 21 Agustus 2026
Pukul 16.30 WIB
Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang

Laga ini menjadi Road to Final Koto Tangah Cup I 2026. Siapakah yang akan tampil sebagai pemenang dan memastikan langkah ke partai final? Saksikan langsung pertandingannya dan dukung tim kebanggaan Anda.
Rehab 

Pelaku Penganiayaan Berat di Sorong Kota Ditangkap Tim Gabungan


ONENEWSINDO.COM,..Sorong PBD – Tim gabungan Opsnal Polresta Sorong Kota berhasil menangkap seorang pria berinisial OT (35) yang diduga sebagai pelaku penganiayaan berat terhadap seorang anak berinisial OYK (15). Pelaku ditangkap pada Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 22.30 WIT di Jalan Pendidikan, Kelurahan Malaingkedi, Distrik Sorong Utara, Kota Sorong.

Menurut Kasat Reskrim Polresta Sorong saat di temui awak media, Jumat (21/08/26) Kasus tersebut dilaporkan melalui Laporan Polisi Nomor: LP/B/717/VII/2026/SPKT/Polresta Sorong Kota/Polda Papua Barat Daya, tertanggal 28 Juli 2026.

Peristiwa penganiayaan terjadi di Jalan Basuki Rahmat, tepatnya di depan area parkiran Paragon, Kelurahan Klasabi, Distrik Sorong Timur, Kota Sorong. Saat itu, korban yang sedang menjaga lahan parkir didatangi pelaku. Keduanya kemudian terlibat adu mulut terkait penguasaan lahan parkir tersebut.

Dalam kejadian itu, pelaku diduga mengambil senjata tajam jenis parang dan melakukan pembacokan terhadap korban pada bagian kepala, paha kiri, serta pergelangan tangan kiri. Akibatnya, korban mengalami sejumlah luka sobek dan kemudian bersama keluarganya melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Sorong Kota.

Kasat Reskrim Polresta Sorong Kota AKP Afriangga U. Tan, S.Tr.K., S.I.K., M.Si. memimpin konsolidasi sebelum tim melakukan penangkapan. Selanjutnya, tim yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Sorong Timur IPTU Safrudin melakukan pemetaan dan menentukan cara bertindak di lapangan.

Saat hendak diamankan, pelaku sempat berusaha melarikan diri. Namun, upaya tersebut berhasil digagalkan petugas dan pelaku kemudian dibawa ke Polresta Sorong Kota untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Dalam pemeriksaan awal, pelaku mengakui perbuatannya. Kepada penyidik, pelaku mengaku melakukan penganiayaan menggunakan senjata tajam setelah mengonsumsi minuman keras dan diduga hendak menguasai lahan parkir yang dijaga korban.

Pihak kepolisian menyebut pelaku juga memiliki riwayat tindak pidana sebelumnya. Saat ini, pelaku masih menjalani proses hukum dan pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik.

Kasubid PID Bidhumas Polda Papua Barat Daya Kompol Jenny S.A. Hengkelare membenarkan adanya penangkapan tersebut.

Perbuatan pelaku dipersangkakan dengan Pasal 466 KUHP dan/atau Pasal 80 UU Nomor 35 Tahun 2014, sesuai hasil penyidikan dan ketentuan hukum yang berlaku.

(Tim/Red)

UMKM Lokal Papua Barat Tembus Panggung Nasional Melalui Karya Kreatif Indonesi 2026


ONENEWSINDO.COM..Jakarta (20/08/26) – Karya kreatif pelaku UsahMikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Papua Barat kembali mendapat ruang di panggung nasional. Melalui keikutsertaan dalam Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026, Bank Indonesia (BI) Papua Barat membawa semangat dan kreativitas pelaku usaha daerah untuk diperkenalkan kepada masyarakat yang lebih luas.

Partisipasi tersebut tidak sekadar menjadi ajang pamer produk. Kehadiran UMKM Papua Barat di KKI 2026 menjadi bagian dari upaya memperlihatkan bahwa produk yang lahir dari Tanah Papua memiliki nilai budaya, kreativitas, sekaligus potensi ekonomi yang mampu bersaing di pasar nasional hingga global.

KKI 2026 yang digelar pada 20–23 Agustus 2026 di Hall A dan B Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, mempertemukan ratusan UMKM dari berbagai daerah. Tahun ini, KKI mengusung semangat budaya Aceh “Beudaya Meusare-Sare” yang dimaknai sebagai semangat untuk berdaya dan bergerak bersama.

Di tengah keberagaman produk yang ditampilkan dari berbagai wilayah Indonesia, Papua Barat hadir membawa identitasnya sendiri melalui wastra, kriya, kopi, rempah, makanan olahan, hingga produk kreatif lainnya.

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua Barat menghadirkan dua UMKM wastra yang menjadi representasi kekuatan produk kreatif daerah, yakni Kasuari Batik dan Batik Papua Nusantara. Keduanya tampil secara langsung di arena pameran KKI 2026 dan membawa karya yang mengangkat karakter serta kekayaan budaya Papua.

Kehadiran produk wastra Papua Barat di Jakarta sekaligus menjadi kesempatan untuk memperkenalkan bahwa kekayaan budaya daerah dapat dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi tanpa kehilangan identitas lokalnya.

Tidak berhenti pada sektor wastra dan kriya, BI Papua Barat juga memperluas representasi UMKM binaan melalui partisipasi digital. Sebanyak sembilan UMKM binaan dan mitra ikut tampil melalui platform KKI, yaitu Kasuari Batik, Marice Craft, Abon Miareto, Batik Papua Nusantara, Pauwbili, Pokja Viva, Kopi Anggi yang merupakan bagian dari Poktan Tunas Muda Harapan Udohotma, Sinagi Papua, dan Umi Lala.

Ragam produk yang ditawarkan memperlihatkan luasnya potensi ekonomi kreatif Papua Barat. Mulai dari kain dan busana bercorak Papua, aksesori, kerajinan, tas, hingga produk pangan olahan dan minuman menjadi bagian dari karya yang diperkenalkan kepada pengunjung dan calon pasar baru.

Bagi BI Papua Barat, capaian tersebut merupakan hasil dari proses pembinaan yang dilakukan secara bertahap. Penguatan UMKM tidak hanya diarahkan pada peningkatan kualitas produk, tetapi juga mencakup kesiapan pelaku usaha dalam memasuki ekosistem digital, memperluas jaringan pemasaran, membangun kemitraan, hingga meningkatkan kapasitas produksi.

Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui program KASUARI atau Kurasi, Pelatihan, Peningkatan Kapasitas UMKM Berdikari. Program ini menjadi ruang bagi UMKM potensial untuk mendapatkan pendampingan dan penguatan kapasitas, termasuk melalui proses onboarding digital secara intensif.

Langkah tersebut kemudian diperkuat melalui berbagai kegiatan promosi dan perluasan akses pasar. Salah satunya melalui Torang Creative & Ecotourism Festival (TCEF) 2026 yang menggabungkan promosi produk UMKM dengan pengembangan ekonomi kreatif dan pariwisata.

Pengembangan UMKM wastra dan kriya juga diarahkan pada prinsip keberlanjutan. BI Papua Barat memberikan penguatan kapasitas kepada pelaku usaha melalui edukasi teknik pewarnaan alami serta pemanfaatan serat alam sebagai bahan produk kerajinan.

Pendekatan tersebut menjadi penting karena produk kreatif Papua Barat tidak hanya dituntut memiliki keunikan secara visual, tetapi juga semakin relevan dengan tren pasar yang mengedepankan produk ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Momentum KKI 2026 juga memberikan kabar positif dari sektor kopi. Dua peserta binaan Papua Barat berhasil melangkah hingga babak semifinal kompetisi CANGKIR Barista. Prestasi ini memperlihatkan bahwa potensi Papua Barat tidak hanya berada pada kekayaan bahan baku, tetapi juga pada kemampuan sumber daya manusia dalam mengolah dan menyajikan produk lokal dengan standar kompetitif.

Peluang lain terbuka bagi Papua Global Spices yang mendapat kesempatan mengikuti empat sesi business matching ekspor. Pertemuan tersebut menjadi ruang untuk memperluas jejaring bisnis sekaligus membuka peluang pemasaran produk rempah Papua ke pasar internasional.

Keterlibatan UMKM Papua Barat dalam KKI 2026 menjadi semakin strategis karena ajang tersebut menghadirkan ekosistem yang mempertemukan pelaku usaha dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari kementerian dan lembaga, perbankan, asosiasi, mitra strategis hingga calon pembeli.

KKI 2026 sendiri merupakan penyelenggaraan ke-11 Bank Indonesia dan tahun ini diikuti lebih dari 550 UMKM secara luring. Sementara melalui platform digital, jumlah peserta mencapai lebih dari 1.300 UMKM. Skala tersebut memberikan ruang yang lebih besar bagi produk daerah untuk bertemu dengan pasar dan jejaring usaha dari berbagai wilayah.

Bagi Papua Barat, kesempatan tampil di tengah ekosistem nasional tersebut menjadi langkah penting untuk meningkatkan visibilitas produk lokal. Produk yang sebelumnya dikenal terutama di pasar daerah kini memiliki peluang untuk menjangkau konsumen, mitra usaha, dan jaringan pemasaran yang lebih luas.

Lebih dari sekadar transaksi, kehadiran UMKM Papua Barat di KKI 2026 membawa pesan bahwa produk Tanah Papua memiliki tempat dalam perkembangan industri kreatif nasional.

Kain dan kriya membawa cerita budaya. Kopi memperkenalkan karakter alam Papua. Rempah membuka peluang pasar baru. Sementara produk pangan dan kerajinan menunjukkan kreativitas masyarakat yang terus berkembang.

Melalui sinergi pembinaan, promosi, digitalisasi, dan perluasan akses pasar, BI Papua Barat terus mendorong UMKM daerah agar tidak hanya mampu bertahan, tetapi tumbuh menjadi usaha yang semakin kuat dan berdaya saing.

KKI 2026 pun menjadi salah satu panggung untuk membuktikan proses tersebut. Dari Papua Barat, karya-karya lokal dibawa ke Jakarta untuk bertemu dengan pasar yang lebih luas.

Semangat bangkit, tangguh, dan berdaya saing yang menjadi pesan utama KKI 2026 diharapkan dapat terus menjadi energi bagi UMKM Papua Barat. Dengan kekuatan identitas budaya dan inovasi produk, karya kreatif Tanah Papua diharapkan semakin dikenal, semakin diminati, dan mampu mengambil bagian dalam rantai ekonomi kreatif Indonesia hingga pasar global.

(TK)

Sinergi Lapas Perempuan Kelas IIB Padang dan PKBM Gempita: Bekali Warga Binaan dengan Pendidikan dan Keterampilan Jelang Bebas


ONENEWSINDO.COM,Padang,  — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIB Padang melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Gempita Kota Padang. Kegiatan berlangsung di Ruang Pembinaan Bundo Kanduang Lapas Perempuan Kelas IIB Padang.

Penandatanganan kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat program pembinaan di bidang pendidikan bagi warga binaan. Melalui kerja sama tersebut, Lapas Perempuan Kelas IIB Padang bersama PKBM Gempita Kota Padang berkomitmen mendukung pemenuhan hak warga binaan untuk memperoleh akses pendidikan dan meningkatkan kompetensi sebagai bekal dalam menjalani kehidupan setelah kembali ke tengah masyarakat.

Kegiatan diawali dengan penandatanganan dokumen Perjanjian Kerja Sama oleh kedua belah pihak dan dilanjutkan dengan sambutan dari pihak Lapas Perempuan Kelas IIB Padang dan PKBM Gempita Kota Padang. Suasana kegiatan berlangsung khidmat dan penuh semangat, mencerminkan komitmen bersama untuk menghadirkan pembinaan yang berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi warga binaan.

Kerja sama ini diharapkan dapat mendukung pelaksanaan pendidikan kesetaraan, sehingga warga binaan memiliki kesempatan untuk memperoleh dan melanjutkan pendidikan sesuai jenjang yang dibutuhkan. Pendidikan menjadi salah satu bagian penting dalam proses pembinaan karena tidak hanya meningkatkan pengetahuan, tetapi juga membangun kepercayaan diri serta mempersiapkan warga binaan agar memiliki peluang yang lebih baik setelah bebas.

Kepala Lapas Perempuan Kelas IIB Padang menyampaikan bahwa sinergi dengan lembaga pendidikan seperti PKBM Gempita merupakan bentuk nyata komitmen Lapas dalam menghadirkan program pembinaan yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia warga binaan.

“Melalui kerja sama ini, kami berharap warga binaan dapat memperoleh kesempatan pendidikan yang lebih baik. Pendidikan merupakan bekal penting untuk membangun masa depan dan menjadi bagian dari proses perubahan diri menuju kehidupan yang lebih baik,” ungkapnya.

Dengan terlaksananya penandatanganan PKS ini, Lapas Perempuan Kelas IIB Padang dan PKBM Gempita Kota Padang diharapkan dapat terus memperkuat kolaborasi dalam penyelenggaraan pendidikan bagi warga binaan. Langkah ini sekaligus menjadi wujud nyata bahwa proses pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada pembinaan selama menjalani masa pidana, tetapi juga mempersiapkan warga binaan agar mampu kembali ke masyarakat dengan bekal pengetahuan, keterampilan, dan karakter yang lebih baik.
Rls 

Peringati Hari Juang Polri 21 Agustus 2026, Kombes Pol. Susmelawati Rosya Tekankan Nilai Perjuangan dan Pengabdian


ONENEWSINDO.COM,..PADANG, SUMATERA BARAT — Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumatera Barat Kombes Pol. Susmelawati Rosya, S.S., M.Tr.A.P., bersama staf dan jajaran menyampaikan ucapan Selamat Hari Juang Polri yang diperingati pada 21 Agustus 2026.

Peringatan Hari Juang Polri menjadi salah satu momentum penting bagi seluruh insan Bhayangkara untuk kembali mengingat nilai-nilai perjuangan, pengabdian, keberanian, serta semangat kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Melalui peringatan tersebut, semangat perjuangan para pendahulu di lingkungan kepolisian diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari catatan sejarah, tetapi juga terus diwujudkan melalui pelaksanaan tugas yang profesional, humanis, bertanggung jawab, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Hari Juang Polri memiliki keterkaitan erat dengan sejarah perjuangan kepolisian dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Salah satu tonggak sejarahnya adalah Proklamasi Polisi yang disampaikan Inspektur Polisi Kelas I Moehammad Jasin di Surabaya pada 21 Agustus 1945, tidak lama setelah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.

Nilai perjuangan tersebut menjadi pengingat bahwa keberadaan Polri tidak dapat dipisahkan dari perjalanan bangsa Indonesia. Tugas kepolisian sejak dahulu hingga saat ini senantiasa berkaitan dengan upaya menjaga keamanan, melindungi masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam konteks tugas kepolisian masa kini, semangat Hari Juang Polri diharapkan dapat menjadi motivasi bagi setiap personel untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan membangun hubungan yang semakin baik dengan masyarakat.

Bagi Polda Sumatera Barat, semangat tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi publik yang terbuka, informatif, dan bertanggung jawab. Peran Humas kepolisian menjadi penting dalam menyampaikan berbagai informasi kepada masyarakat secara jelas sekaligus membangun kemitraan dengan insan pers.

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol. Susmelawati Rosya, S.S., M.Tr.A.P., selama menjalankan tugasnya juga menempatkan hubungan antara kepolisian, masyarakat, dan insan pers sebagai bagian penting dalam membangun komunikasi yang sehat. Polda Sumbar sebelumnya juga menegaskan pentingnya kemitraan dengan pers sebagai bagian dari komunikasi publik kepolisian.

Peringatan Hari Juang Polri 2026 dengan demikian tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum refleksi bagi seluruh personel untuk meneruskan nilai perjuangan melalui kerja nyata.

Semangat tersebut dapat diwujudkan dengan memberikan pelayanan yang semakin baik, menjaga integritas dalam menjalankan tugas, meningkatkan profesionalisme, serta hadir di tengah masyarakat ketika masyarakat membutuhkan kehadiran kepolisian.

Di tengah perkembangan zaman dan semakin kompleksnya tantangan keamanan, Polri dituntut untuk terus beradaptasi. Perkembangan teknologi informasi, dinamika sosial, serta kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan publik yang cepat dan transparan menjadi tantangan yang harus dijawab dengan profesionalisme.

Karena itu, semangat perjuangan yang diwariskan para pendahulu harus diterjemahkan dalam bentuk tindakan nyata sesuai dengan tuntutan tugas kepolisian pada masa sekarang.

Melalui momentum Hari Juang Polri 2026, keluarga besar Polda Sumatera Barat diharapkan semakin memperkuat tekad untuk memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Ucapan Hari Juang Polri yang disampaikan Kabid Humas Polda Sumbar bersama staf dan jajaran juga menjadi bentuk penghormatan terhadap sejarah panjang perjuangan kepolisian sekaligus pengingat agar nilai-nilai pengabdian tersebut terus dijaga oleh generasi penerus Polri.

“Selamat Hari Juang Polri, 21 Agustus 2026. Semoga semangat perjuangan dan pengabdian terus menjadi inspirasi bagi seluruh personel Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara.”

Kombes Pol. Susmelawati Rosya, S.S., M.Tr.A.P.

Kabid Humas Polda Sumatera Barat

Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol. Reza Chairul Akbar Sidiq Tegaskan Semangat Hari Juang Polri Harus Diwujudkan Melalui Pelayanan Terbaik


ONENEWSINDO.COM,..PADANG, SUMATERA BARAT — Momentum Hari Juang Polri yang diperingati setiap tanggal 21 Agustus menjadi kesempatan penting untuk mengenang kembali sejarah panjang perjuangan Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan sekaligus meneguhkan kembali semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara.

Pada 21 Agustus 2026, jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali memperingati Hari Juang Polri. Momentum tersebut tidak hanya menjadi bagian dari perjalanan sejarah institusi Polri, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh personel bahwa tugas kepolisian memiliki akar perjuangan yang kuat sejak masa awal berdirinya Republik Indonesia.

Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Barat Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., turut menyampaikan semangat penghormatan terhadap nilai-nilai perjuangan dan pengabdian yang terkandung dalam peringatan Hari Juang Polri.

Hari Juang Polri ditetapkan untuk diperingati setiap tanggal 21 Agustus berdasarkan Keputusan Kapolri Nomor KEP/95/I/2024. Penetapan tersebut berkaitan dengan peristiwa bersejarah pada 21 Agustus 1945, ketika Polisi Istimewa di bawah kepemimpinan Inspektur Polisi Kelas I Moehammad Jasin menyatakan berdirinya Polisi Republik Indonesia di Surabaya.

Sejarah tersebut menjadi salah satu bagian penting dari perjalanan Polri. Pada masa awal kemerdekaan, para anggota kepolisian tidak hanya menjalankan tugas menjaga keamanan, tetapi juga ikut mengambil bagian dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.

Semangat tersebut kemudian menjadi warisan nilai perjuangan yang terus dilanjutkan oleh generasi Polri hingga saat ini. Dalam konteks tugas kepolisian modern, semangat perjuangan itu diwujudkan melalui pelayanan kepada masyarakat, pemeliharaan keamanan dan ketertiban, penegakan hukum serta perlindungan dan pengayoman terhadap masyarakat.

Bagi Direktorat Lalu Lintas Polda Sumbar, nilai perjuangan tersebut juga memiliki makna penting dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Personel lalu lintas dituntut untuk hadir di tengah masyarakat, memberikan pelayanan yang humanis, mengatur lalu lintas, meningkatkan keselamatan pengguna jalan serta membangun kesadaran masyarakat agar semakin tertib dalam berlalu lintas.

Kombes Pol. Reza Chairul Akbar Sidiq dalam berbagai pelaksanaan tugasnya dikenal menekankan pentingnya pelayanan yang baik kepada masyarakat. Dalam pemberitaan resmi MediaHub Polri, Dirlantas Polda Sumbar tersebut disebut memimpin berbagai kegiatan Ditlantas Polda Sumbar yang berorientasi pada optimalisasi pelayanan publik.

Semangat pelayanan tersebut sejalan dengan makna Hari Juang Polri. Perjuangan pada masa lalu tidak harus dimaknai hanya dalam bentuk perjuangan fisik, tetapi juga dapat diwujudkan melalui kerja nyata, kedisiplinan, integritas, profesionalitas dan ketulusan dalam menjalankan amanah sebagai anggota Polri.

Di bidang lalu lintas, pengabdian kepada masyarakat dapat diwujudkan melalui berbagai langkah sederhana namun memiliki dampak besar, seperti membantu masyarakat ketika mengalami kesulitan di jalan, mengatur kepadatan lalu lintas, memberikan edukasi keselamatan berkendara, serta mengingatkan pengguna jalan agar selalu mematuhi peraturan.

Keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, keberadaan personel Polantas di lapangan bukan hanya sebagai penegak aturan, tetapi juga sebagai pelindung dan pelayan masyarakat.

Peringatan Hari Juang Polri 2026 juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan antara Polri dan masyarakat. Keamanan dan ketertiban tidak dapat dibangun hanya oleh aparat kepolisian, melainkan membutuhkan partisipasi seluruh elemen masyarakat.

Masyarakat memiliki peran penting dalam mendukung terciptanya situasi keamanan yang kondusif, termasuk dengan menaati aturan lalu lintas, menjaga ketertiban di ruang publik, menghormati sesama pengguna jalan serta ikut menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.

Bagi jajaran Ditlantas Polda Sumbar, nilai perjuangan para pendahulu Polri menjadi inspirasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. Tantangan kepolisian di era modern semakin kompleks sehingga dibutuhkan personel yang mampu beradaptasi, bekerja secara profesional dan tetap mengedepankan pendekatan humanis.

Hari Juang Polri juga menjadi pengingat bahwa seragam dan kewenangan yang dimiliki setiap anggota Polri merupakan amanah. Amanah tersebut harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Semangat pengabdian tersebut diharapkan terus tumbuh di lingkungan Ditlantas Polda Sumbar. Setiap personel diharapkan mampu meneruskan nilai-nilai perjuangan para pendahulu dengan memberikan pelayanan terbaik dan menjaga kepercayaan masyarakat.

Peringatan Hari Juang Polri 2026 dengan demikian bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum refleksi untuk melihat kembali perjalanan sejarah, mengambil nilai keteladanan dari para pejuang Polri dan menerapkannya dalam pelaksanaan tugas pada masa sekarang.

Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq bersama jajaran Ditlantas Polda Sumbar diharapkan terus memperkuat semangat profesionalisme, kedisiplinan, humanisme dan pelayanan publik, khususnya dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas di wilayah Sumatera Barat.

Semangat Hari Juang Polri hendaknya menjadi energi positif bagi seluruh personel untuk terus bekerja dengan hati, menjaga integritas serta memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat.

Selamat Hari Juang Polri 21 Agustus 2026.

“Mewarisi Semangat Perjuangan, Menguatkan Pengabdian, Mengabdi untuk Masyarakat, Bangsa dan Negara.”

Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H.

Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Barat

Dari Senjata ke Ilmu: Lisda Hendrajoni Tekankan Pentingnya Literasi Digital dan Ekonomi Perempuan di Era AI


ONENEWSINDO.COM,JAKARTA -  Kemerdekaan Indonesia tidak cukup dimaknai sebagai terbebas dari penjajahan, tetapi juga harus tercermin dari terbukanya akses masyarakat terhadap pendidikan, pekerjaan, kesejahteraan, dan kesempatan untuk berkembang.
Anggota Komisi VIII DPR RI, Lisda Hendrajoni, mengatakan, tantangan mengisi kemerdekaan saat ini diwujudkan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakat.
Semangat kemerdekaan harus kita maknai lebih luas. Bukan hanya bebas dari penjajahan, tetapi bagaimana setiap warga negara memiliki kesempatan mendapatkan pendidikan, meningkatkan kesejahteraan dan berkembang secara mandiri,” ujar Lisda dalam refleksinya memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Rabu (19/8/2026).
Lisda juga menyoroti pentingnya pemberdayaan perempuan. Menurutnya, perempuan memiliki peran strategis, baik dalam keluarga maupun perekonomian, termasuk melalui sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
“Ketika perempuan memiliki ilmu, pengetahuan dan keterampilan, mereka bisa mengambil peran lebih besar, termasuk dalam memperkuat ekonomi keluarga dan UMKM,” katanya.
Dia menilai pemberdayaan perempuan sejalan dengan amanat Pasal 33 UUD 1945 yang menempatkan perekonomian nasional untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat
Semangat kemerdekaan harus kita maknai lebih luas. Bukan hanya bebas dari penjajahan, tetapi bagaimana setiap warga negara memiliki kesempatan mendapatkan pendidikan, meningkatkan kesejahteraan dan berkembang secara mandiri,” ujar Lisda dalam refleksinya memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Rabu (19/8/2026).
Lisda juga menyoroti pentingnya pemberdayaan perempuan. Menurutnya, perempuan memiliki peran strategis, baik dalam keluarga maupun perekonomian, termasuk melalui sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
“Ketika perempuan memiliki ilmu, pengetahuan dan keterampilan, mereka bisa mengambil peran lebih besar, termasuk dalam memperkuat ekonomi keluarga dan UMKM,” katanya.
Dia menilai pemberdayaan perempuan sejalan dengan amanat Pasal 33 UUD 1945 yang menempatkan perekonomian nasional untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat
Di tengah perkembangan teknologi, Lisda mendorong perempuan memperkuat pendidikan, keterampilan, dan literasi digital
Menurutnya, teknologi dan kecerdasan buatan (AI) dapat dimanfaatkan untuk memperluas pemasaran, meningkatkan produktivitas, serta membuka peluang ekonomi, khususnya bagi pelaku UMKM.
“Perempuan harus cerdas, kreatif, kritis dan inovatif. Kita tidak boleh hanya menjadi penonton di tengah perkembangan teknologi yang semakin cepat,” ujarnya.
Lisda menilai perempuan yang berpendidikan dan mandiri secara ekonomi turut memperkuat ketahanan keluarga serta membentuk generasi yang lebih siap menghadapi masa depan.
Dia juga mengaitkan pemberdayaan ekonomi perempuan dengan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, program tersebut dapat membuka ruang keterlibatan masyarakat dan pelaku usaha lokal dalam kegiatan ekonomi.
Lisda menegaskan, mengisi kemerdekaan saat ini bukan lagi melalui perjuangan bersenjata, melainkan dengan ilmu, kerja keras, inovasi, dan upaya meningkatkan kesejahteraan.
Para pahlawan dahulu berjuang dengan senjata untuk merebut kemerdekaan. Tugas kita sekarang adalah mengisi kemerdekaan dengan ilmu, kerja keras, inovasi dan membangun kesejahteraan,” katanya.
Ia berharap HUT ke-81 RI menjadi momentum memperkuat gotong royong sekaligus memastikan kemerdekaan memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat.
“Ketika perempuan maju, keluarga ikut maju, masyarakat ikut kuat dan pada akhirnya Indonesia juga semakin maju,” pungkasnya
Tras 

MAM Talu Borong Prestasi, Keluar Sebagai Juara Pawai Karnaval HUT RI ke-81 Tingkat SLTA di Kecamatan Talamau




​TALAMAU — onenewsindo.com.Kemeriahan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-81 di Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat mencapai puncaknya pada perhelatan pawai karnaval yang digelar meriah, Selasa (18/8). Madrasah Aliyah Muhammadiyah (MAM) Talu sukses mencuri perhatian penonton dan dewan juri, serta resmi dinobatkan sebagai Juara Pertama pawai karnaval tingkat SLTA se-Kecamatan Talamau tahun 2026.

​Penampilan kontingen MAM Talu pada tahun ini dinilai sangat memukau, kreatif, dan penuh makna. Berbagai atraksi kebudayaan, busana daur ulang kreatif, hingga pertunjukan teatrikal bertema perjuangan kemerdekaan dan kebhinekaan disajikan secara apik oleh para siswa-siswi di sepanjang rute pawai utama Talu- sinuruik.

​Sejak pagi hari, ribuan masyarakat Kecamatan Talamau memadati pinggir jalan menantikan iring-iringan karnaval. Kontingen MAM Talu tampil energik dengan mengenakan ragam kostum tematik yang merepresentasikan kekayaan budaya nusantara dipadukan dengan semangat nasionalisme modern.

​Kepala madrasah, dewan guru, serta para pembina ekstrakurikuler tampak hadir mendampingi dan memberikan dukungan penuh kepada para peserta didik. Keberhasilan ini tidak lepas dari latihan intensif serta kekompakan yang ditunjukkan oleh seluruh keluarga besar MAM Talu jauh-jauh hari sebelum acara puncak.

​"Kemenangan ini adalah buah dari kerja keras, kedisiplinan, dan kekompakan anak-anak kami beserta para guru pembimbing. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi MAM Talu untuk terus mencetak generasi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan keagamaan, tetapi juga aktif dan kreatif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan," ujar perwakilan pihak madrasah penuh syukur.

​Pawai karnaval HUT RI ke-81 tingkat Kecamatan Talamau ini diikuti oleh puluhan sekolah dari berbagai tingkatan, mulai dari SD, SMP, hingga SLTA/sederajat. Kehadiran MAM Talu sebagai juara utama tingkat SLTA semakin mempertegas eksistensi madrasah sebagai lembaga pendidikan yang selalu berprestasi dan dicintai masyarakat setempat.

​Acara ditutup dengan pengumuman pemenang dan penyerahan piala penghargaan dari panitia HUT RI Kecamatan Talamau kepada para juara. Keberhasilan MAM Talu ini disambut suka cita oleh seluruh siswa, alumni, dan orang tua wali murid yang turut hadir merayakan kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.

(Pena Keumatan)


Wujudkan Pemasyarakatan Humanis, Lapas Perempuan Padang dan BPVP Padang Sepakat Kembangkan Pelatihan Kemandirian Bagi Warga Binaan


ONENEWSINDO.COM,LAPAS PEREMPUAN PADANG | . Kamis, 20 Agustus 2026, Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB Padang menjadi tempat berlangsungnya penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Padang dengan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sumatera Barat.
Kerja sama tersebut diarahkan untuk memperkuat kompetensi sumber daya warga binaan pemasyarakatan sekaligus mendorong Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan menjadi basis pengembangan industri kreatif, sehingga warga binaan memiliki kemampuan yang lebih kreatif dan produktif.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut kerja sama antara BPVP Padang dengan Kanwil Ditjenpas Sumatera Barat. Dalam surat undangan resmi Kanwil Ditjenpas Sumbar, kerja sama tersebut memang diarahkan untuk meningkatkan kompetensi warga binaan serta menciptakan warga binaan yang kreatif dan produktif.
Kalapas Perempuan Kelas IIB Padang Susi Andriany Pohan, A.KS., S.Sos., M.Si., menjadi tuan rumah kegiatan. Kehadiran jajaran pemasyarakatan dan pihak pelatihan vokasi membuat agenda tersebut tidak hanya menjadi seremoni penandatanganan dokumen, tetapi juga memperlihatkan secara langsung kegiatan pembinaan yang berjalan di dalam lapas.
Rangkaian kegiatan diawali dengan transit di Ruang Kunjungan sambil menikmati makanan ringan. Para tamu kemudian menuju ruang pembinaan dan disambut penampilan tari nasional oleh warga binaan Lapas Perempuan Padang.
Di ruang pembinaan, agenda utama berupa penandatanganan PKS dilaksanakan. Dokumen kerja sama tersebut menjadi pijakan bagi penguatan pelatihan vokasi dan keterampilan bagi warga binaan melalui sinergi antara pemasyarakatan dan lembaga pelatihan.
Setelah penandatanganan, kegiatan berlanjut dengan peninjauan langsung terhadap aktivitas pembinaan kemandirian. Salah satunya adalah pelatihan hidroponik yang memperkenalkan keterampilan produktif sekaligus membuka peluang pemanfaatan lahan dan kegiatan pertanian sederhana.
Selain hidroponik, rombongan juga melihat kegiatan pembuatan kue dan jajanan pasar yang dilakukan sebagai bagian dari pembinaan kemandirian. Aktivitas tersebut memperlihatkan bahwa keterampilan sederhana dapat dikembangkan menjadi kemampuan yang bernilai ekonomi apabila dilakukan secara konsisten dan mendapat pendampingan.
Kepala Kanwil Ditjenpas Sumatera Barat Kunrat Kasmiri, A.Md.IP., S.Sos., M.AP., hadir bersama jajaran pemasyarakatan. Turut hadir Kepala Lapas Kelas IIA Muaro Padang Ronaldo Devinci Talesa, A.Md.IP., S.H., M.H., serta Kepala Rutan Kelas IIB Anak Air Padang Mai Yudiansyah.
Bagi warga binaan, pelatihan seperti ini memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar mengisi kegiatan selama berada di dalam lapas. Keterampilan dapat menjadi bekal untuk membangun kepercayaan diri, memperoleh penghasilan, mencari pekerjaan, maupun membuka peluang usaha setelah kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.
Kerja sama tersebut juga memperlihatkan bahwa proses pemasyarakatan membutuhkan dukungan lintas lembaga. Surat Kanwil Ditjenpas Sumbar mencantumkan 13 UPTD Balai Latihan Kerja di berbagai kota dan kabupaten Sumatera Barat yang menjadi bagian dari tindak lanjut koordinasi kerja sama.
Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, rombongan menuju Ruang Kunjungan untuk mengikuti ramah tamah dan makan siang. Suasana tersebut menjadi penutup dari agenda yang sejak awal tidak hanya mempertemukan dua institusi, tetapi juga memperlihatkan langsung proses pembinaan kemandirian yang menyentuh aspek keterampilan dan kemandirian warga binaan.
Penandatanganan PKS yang dilaksanakan pada Kamis, 20 Agustus 2026, di Lapas Perempuan Kelas IIB Padang tersebut sesuai dengan undangan resmi Kanwil Ditjenpas Sumatera Barat yang ditandatangani Kepala Kantor Wilayah Kunrat Kasmiri.
Pada akhirnya, keberhasilan pembinaan tidak hanya diukur dari selesainya masa pidana. Lebih jauh, ada harapan agar warga binaan keluar dengan kemampuan, keberanian dan keterampilan yang dapat digunakan untuk menata kembali kehidupan, berkarya serta kembali menjadi bagian produktif dari masyarakat.
Pembinaan yang memberikan akses terhadap keterampilan dan produktivitas merupakan bagian penting dari pemasyarakatan yang lebih humanis. Kesempatan belajar, bekerja dan mengembangkan kemampuan dapat menjadi bekal nyata bagi warga binaan untuk membangun kehidupan baru setelah kembali ke masyarakat.
Team 

Polres Tambrauw Klarifikasi Isu Tambang Ilegal di Kampung Waibem



ONENEWSINDO.COM,Tambrauw PBD – Polres Tambrauw menindaklanjuti informasi yang beredar terkait dugaan aktivitas pertambangan ilegal di Kampung Waibem, Distrik Abun, Kabupaten Tambrauw. Setelah dilakukan pengecekan dan komunikasi dengan pihak terkait, informasi mengenai adanya aktivitas pertambangan ilegal yang masih berlangsung di wilayah tersebut dinyatakan tidak sesuai dengan kondisi terkini di lapangan, Kamis (20/08/26). 

Pengecekan dilakukan oleh Kapolsek Amberbaken yang diwakili Ps. Kanit Binmas Aiptu Aser Injakray bersama tiga personel Polsek Amberbaken dan dua personel Koramil Amberbaken.

Dalam kegiatan tersebut, petugas bertemu dengan Kepala Distrik Abun, Yustus Bame, S.H., untuk mengklarifikasi informasi yang beredar mengenai aktivitas pertambangan di Kampung Waibem.

Dari hasil komunikasi tersebut diketahui bahwa sebelumnya memang pernah terdapat aktivitas penambangan yang dilakukan oleh masyarakat pemilik hak ulayat. Aktivitas tersebut dilakukan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Namun, setelah informasi mengenai dugaan pertambangan ilegal tersebut menjadi perhatian publik, aktivitas penambangan dimaksud sudah tidak lagi dilakukan. Petugas juga tidak menemukan adanya aktivitas pertambangan yang masih berlangsung di lokasi tersebut.

Dalam kesempatan itu, pihak kepolisian juga mengklarifikasi informasi yang menyebut adanya keterlibatan Ketua KPUD Tambrauw dalam aktivitas pertambangan tersebut. Berdasarkan hasil komunikasi dan pengecekan, tidak ditemukan adanya keterlibatan Ketua KPUD Tambrauw dalam aktivitas tersebut.

Polres Tambrauw menegaskan bahwa pengawasan terhadap aktivitas pertambangan ilegal menjadi perhatian khusus, mengingat kegiatan pertambangan tanpa izin berpotensi merusak lingkungan dan ekosistem serta bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Petugas telah melakukan pengecekan dan komunikasi dengan pihak terkait. Saat ini tidak ditemukan adanya aktivitas pertambangan yang berlangsung di Kampung Waibem,” ujar Ps. Kanit Binmas Polsek Amberbaken Aiptu Aser Injakray.

Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas penambangan emas secara ilegal. Selain berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan, kegiatan tersebut dapat berimplikasi hukum apabila dilakukan tanpa memenuhi ketentuan yang berlaku.

Polres Tambrauw melalui Polsek jajaran akan terus melakukan pemantauan dan pengawasan di wilayah hukumnya serta mengedepankan langkah preventif melalui sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat.

Kepolisian mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan dan segera menyampaikan informasi kepada pihak berwenang apabila menemukan adanya aktivitas pertambangan yang diduga ilegal.

(Tim/Red)

Ditresnarkoba Polda PBD Musnahkan 3,36 Gram Sabu, Proses Diawasi Secara Transparan



ONENEWSINDO.COM,..Sorong PBD — Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Papua Barat Daya melaksanakan pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu sebanyak 5 bungkus dengan berat total 3,36 gram, Kamis (20/8/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 10.30 WIT tersebut berlangsung di Ruang Ditresnarkoba Polda Papua Barat Daya dalam keadaan aman dan terkendali.

Direktur Reserse Narkoba Polda Papua Barat Daya, Kombes Pol. Rizal Marito, S.H., S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa pemusnahan barang bukti tersebut merupakan bagian dari proses penanganan perkara narkotika sekaligus upaya memastikan barang bukti tidak disalahgunakan maupun kembali beredar di masyarakat.

“Pemusnahan barang bukti ini merupakan bagian dari komitmen Ditresnarkoba Polda Papua Barat Daya dalam memberantas peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika. Setiap proses dilakukan sesuai ketentuan dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Kombes Pol. Rizal Marito.

Dalam proses pemusnahan, lima paket plastik bening berisi sabu terlebih dahulu dikeluarkan dari kemasannya. Selanjutnya, barang bukti dihancurkan menggunakan blender hingga tidak dapat digunakan kembali, kemudian hasil pemusnahan dibuang melalui saluran pembuangan.

Proses tersebut turut disaksikan oleh Kasubbid PID Bidhumas Polda Papua Barat Daya Kompol Jenny S.A. Hengkelare, personel Propam, unsur Itwasda, serta penasihat hukum tersangka Melianus Paulus Yable, S.H.

Kasubbid PID Bidhumas Polda Papua Barat Daya, Kompol Jenny S.A. Hengkelare, membenarkan pelaksanaan pemusnahan barang bukti tersebut. Ia menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib dan lancar.

Kehadiran unsur pengawasan dalam proses pemusnahan merupakan bagian dari upaya memastikan penanganan barang bukti dilakukan secara profesional, transparan dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Polda Papua Barat Daya menegaskan akan terus berkomitmen memberantas peredaran gelap narkotika serta mengajak masyarakat bersama-sama mencegah penyalahgunaan narkoba demi terciptanya lingkungan yang aman dan sehat.

(Tim/Red)

Tim Resmob Polres Sorong Tangkap Remaja Terduga Pelaku Curas di Mayamuk


ONENEWSINDO.COM,..Sorong PBD – beberapa hari yang lalu Tim Resmob Polres Sorong mengamankan seorang remaja berinisial AM (17) yang diduga terlibat dalam tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) disertai dugaan tindak pidana perkosaan terhadap seorang perempuan di wilayah Distrik Mayamuk, Kabupaten Sorong, Kamis (20/08/26). 

Penangkapan dilakukan pada Rabu, 19 Agustus 2026, sekitar pukul 21.10 WIT. Terduga pelaku diamankan di kediamannya setelah Tim Resmob memperoleh informasi mengenai keberadaannya.

Kasus tersebut berawal pada Jumat, 7 Agustus 2026 sekitar pukul 01.00 WIT. Korban yang sedang berada di rumahnya terbangun setelah mendengar suara gaduh dari bagian plafon atau loteng rumah. Saat korban bersuara, terduga pelaku kemudian masuk ke kamar korban.

Korban sempat berteriak meminta pertolongan, namun terduga pelaku diduga mengancam korban dengan cara menekan leher korban ke dinding dan mengancam akan membunuh apabila korban terus berteriak. Setelah itu, terduga pelaku diduga melakukan kekerasan seksual terhadap korban dan mengambil sejumlah barang milik korban.

Barang yang dilaporkan hilang antara lain satu unit telepon seluler dan tiga buah dompet, dengan total kerugian materi diperkirakan mencapai Rp10 juta. Korban juga mengalami trauma akibat kejadian tersebut.

Dalam proses penangkapan, Tim Resmob yang dipimpin Kasubnit Resmob terlebih dahulu melakukan penyelidikan dan memperoleh informasi bahwa terduga pelaku berada di rumah. Setelah dilakukan persiapan, tim bergerak menuju lokasi dan mengamankan AM tanpa perlawanan.

Sejumlah barang bukti telah diamankan untuk kepentingan penyidikan, di antaranya satu buah topi yang diduga digunakan dan tertinggal di tempat kejadian perkara, satu hoodie warna merah, satu lembar seprai warna hijau untuk kepentingan pemeriksaan forensik, serta patahan pintu kayu yang diduga berkaitan dengan cara pelaku masuk ke rumah korban.

Sementara itu, polisi masih melakukan pencarian terhadap sejumlah barang bukti lainnya, termasuk telepon seluler merek Vivo Y50 dan celana pendek yang diduga digunakan terduga pelaku.

Saat ini, terduga pelaku telah dibawa ke Mako Polres Sorong untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Penyidik juga akan melengkapi administrasi penyidikan, melakukan pemberkasan serta mencari barang bukti lainnya.

Polres Sorong menegaskan bahwa proses hukum terhadap perkara tersebut akan dilakukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, dengan tetap memperhatikan hak-hak terduga pelaku dan korban.

(TK)

Ditlantas Polda PBD Intensifkan Pengaturan Lalu Lintas, Wujudkan Kamseltibcarlantas yang Aman dan Humanis


ONENEWSINDO.COM,..Sorong PBD – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Papua Barat Daya (PBD) terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukum Polda Papua Barat Daya, Kamis (20/08/26). 

Dirlantas Polda Papua Barat Daya Kombes Pol. Sigit Hari Wibowo, S.I.K., M.H., melalui Kanit Dikmas Subdit Kamsel Ipda Junias Panjaitan, S.H., M.H., mengatakan bahwa kehadiran personel lalu lintas di lapangan merupakan bagian dari upaya preventif dan edukatif untuk menciptakan situasi lalu lintas yang aman dan tertib.

“Personel kami ditempatkan di sejumlah titik yang menjadi pusat keramaian dan aktivitas masyarakat, khususnya lokasi dengan tingkat kepadatan arus lalu lintas yang cukup tinggi,” ujar Ipda Junias.

Kehadiran personel tidak hanya bertujuan mengatur dan mengurai kepadatan arus kendaraan, tetapi juga memberikan imbauan serta melakukan peneguran secara humanis kepada pengendara yang ditemukan melakukan pelanggaran lalu lintas.

Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas, membangun budaya tertib berlalu lintas, serta menekan potensi terjadinya kecelakaan.

Selain di titik-titik keramaian, personel Ditlantas Polda PBD juga memberikan perhatian terhadap kawasan sekitar sekolah yang memiliki aktivitas pelajar dan pengguna jalan cukup tinggi pada waktu tertentu. Kehadiran polisi diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus membantu menciptakan lingkungan lalu lintas yang lebih tertib dan selamat bagi para pelajar maupun masyarakat.

Kegiatan yang dilaksanakan secara konsisten tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat dan pihak sekolah di sekitar lokasi penempatan personel. Kehadiran polisi lalu lintas secara langsung dinilai memberikan dampak positif terhadap kelancaran arus kendaraan sekaligus meningkatkan rasa aman bagi pengguna jalan.

Ditlantas Polda PBD berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan pengaturan, penjagaan, pengamanan, peneguran dan edukasi lalu lintas secara humanis.

Melalui langkah tersebut, Ditlantas Polda PBD optimistis dapat terus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas, mewujudkan budaya tertib berlalu lintas, mengurangi potensi kecelakaan, serta menciptakan situasi Kamseltibcarlantas yang aman, tertib dan lancar di wilayah Papua Barat Daya..

(Tim/Red)

Bidpropam Polda Papua Barat Daya Gelar Sidak Pelayanan Publik di Polsek Makbon




ONENEWSINDO.COM,.Makbon, Sorong PBD – Bidpropam Polda Papua Barat Daya melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) dalam rangka Program Quick Wins Polri Giat 1 Indikator 1 tentang Pengawasan dan Optimalisasi Inspeksi Mendadak pada Pelayanan Publik, Rabu (19/8/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Polsek Makbon, Polres Sorong, sebagai bagian dari upaya memastikan pelayanan publik berjalan optimal, disiplin, tertib, dan profesional.

Sidak dipimpin Kabidpropam Polda Papua Barat Daya AKBP Mathias Yosias Krey, S.Pd., bersama Ps. Kasubbid Provos AKP Brury, S.H., Kasubbid Paminal AKP Arifal Utama, S.T.K., S.H., S.I.K., M.H., Panit Riksa Subbid Provos Ipda Salahuddin serta personel Bidpropam Polda Papua Barat Daya.

Dalam pemeriksaan tersebut, personel Bidpropam mengecek kesiapsiagaan personel, kebersihan dan kerapian ruang pelayanan SPKT, buku mutasi 1 x 24 jam, kehadiran personel piket, kelengkapan pakaian dinas, serta kondisi lingkungan Polsek.

Selain itu, dilakukan pemeriksaan terhadap administrasi dan pengelolaan senjata api beserta amunisi untuk memastikan kesesuaian antara kondisi fisik dengan administrasi yang tercatat.

Hasil pemeriksaan di Polsek Makbon menunjukkan kondisi ruangan secara umum bersih dan rapi. Buku mutasi juga tercatat lengkap hingga 19 Agustus 2026.

Dalam pemeriksaan senjata api dan amunisi, ditemukan tiga pucuk senjata api HS9 dengan 30 butir amunisi tajam serta satu pucuk senjata api SS1 dengan 40 butir amunisi tajam, dua butir amunisi hampa dan tiga butir amunisi karet.

Meski secara umum pelaksanaan berjalan baik, Bidpropam masih memberikan sejumlah penekanan untuk meningkatkan disiplin dan kesiapsiagaan personel, tertib administrasi, penggunaan pakaian dinas sesuai ketentuan, kebersihan lingkungan, serta pengelolaan senjata api dan amunisi secara aman dan tertib.

Bidpropam juga menekankan agar personel tidak mengonsumsi minuman beralkohol sebelum maupun saat melaksanakan tugas. Selain itu, alur pengaduan masyarakat yang belum tersedia menjadi salah satu catatan yang perlu segera dibenahi guna mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik.

Kabidpropam Polda Papua Barat Daya menegaskan bahwa hasil sidak tersebut akan menjadi bahan evaluasi bagi satuan kewilayahan untuk melakukan pembenahan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan seluruh personel Polri semakin disiplin, profesional, responsif dan mampu memberikan pelayanan publik yang optimal sesuai dengan ketentuan serta harapan masyarakat.

*Salam persisi*
(Tim/Red)