Nasional

5/cate1/business

Lifestyle

6/cate2/lifestyle

Travel

6/cate3/travel

Sport

5/cate4/Sport

Entertainment

5/cate5/entertainment
Diberdayakan oleh Blogger.

Arsip Blog

Box Redaksi

Babinsa 1623-07/Bebandem Hadiri RAT Koperasi Guna Harta di Desa Jungutan

  Karangasem - Babinsa Desa Jungutan Koramil 1623-07/Bebandem Pelda I Nengah Taman menghadiri undangan Rapat Anggota Tahunan (RAT) masa bera...

Videos

3/cate6/videos

Recent post

Babinsa 1623-07/Bebandem Hadiri RAT Koperasi Guna Harta di Desa Jungutan

 

Karangasem - Babinsa Desa Jungutan Koramil 1623-07/Bebandem Pelda I Nengah Taman menghadiri undangan Rapat Anggota Tahunan (RAT) masa berakhirnya Tahun Buku 2025 Koperasi Guna Harta yang digelar di Gedung Koperasi Guna Harta, Banjar Dinas Yeh Bunga, Desa Jungutan, Kec.Bebandem, Kab.Karangasem, pada Minggu (22/2/26).

Kegiatan RAT tersebut dihadiri oleh perwakilan Dinas UMKM, Disperindag dan Koperasi Kab.Karangasem, perwakilan Dekopinda Karangasem, Perbekel Desa Jungutan, Kepala Wilayah Yeh Bunga, Ketua Koperasi Guna Harta beserta pengurus, penasehat koperasi, pengawas koperasi, Ketua BPD Jungutan, serta para nasabah koperasi.

Dalam pelaksanaan RAT ini, selain penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus Tahun Buku 2025, juga dilaksanakan pemilihan pengurus Koperasi Guna Harta yang baru sebagai bagian dari upaya penyegaran organisasi dan peningkatan kinerja koperasi ke depan.

Babinsa Desa Jungutan Pelda I Nengah Taman di sela-sela kegiatan menyampaikan, “Saya mengapresiasi pelaksanaan RAT dan pemilihan pengurus baru ini sebagai wujud transparansi di lingkungan koperasi. Saya berharap Koperasi Guna Harta dapat terus berkembang, profesional, serta mampu meningkatkan kesejahteraan seluruh anggota dan masyarakat Desa Jungutan.”

TIM 

Empat Rumah Terbakar, Pemko Segera Salurkan Bantuan untuk 24 Jiwa Terdampak

 

PADANG PANJANG — Pemerintah Kota bergerak cepat menyusul kebakaran yang menghanguskan empat unit rumah di RT 06 Sungai Andok, Kelurahan Kampung Manggis, Kecamatan Padang Panjang Barat (PPB), Jumat (20/2/2026), Peristiwa tersebut menyebabkan 24 jiwa dari lima kepala keluarga (KK) terdampak dan harus kehilangan tempat tinggal.

Wakil Wali Kota Allex Saputra langsung turun ke lokasi kejadian untuk memastikan penanganan darurat berjalan optimal. Ia didampingi Asisten I Setdako, I Putu Venda, serta jajaran terkait.

Dalam keterangannya, Allex menegaskan bahwa Pemerintah Kota akan segera menyalurkan bantuan darurat guna memenuhi kebutuhan dasar para korban.

“Saat ini yang terpenting adalah keselamatan dan kebutuhan dasar warga terdampak. Pemerintah hadir dan akan berupaya maksimal membantu para korban,” ujarnya.

Bantuan yang akan disalurkan meliputi kebutuhan sandang, pangan, serta penyediaan tempat tinggal sementara. Allex juga menginstruksikan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk segera memindahkan para pengungsi ke lokasi yang lebih aman dan layak.

“Segera bawa para pengungsi ke Masjid Nurul Khairat. Sebelum waktu berbuka mereka sudah harus berada di sana dan siapkan menu untuk berbuka bagi mereka,” tegasnya.

Selain bantuan logistik, Pemerintah Kota juga akan melakukan pendataan menyeluruh guna memastikan penanganan lanjutan, termasuk dukungan sosial dan rencana pemulihan pascakebakaran.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Namun, seluruh rumah mengalami kerusakan berat sehingga para penghuni harus mengungsi sementara waktu.

Pemerintah Kota mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran serta memastikan instalasi listrik dan sumber api di rumah dalam kondisi aman, terutama pada waktu sore hingga malam hari. (cigus)

Safari Ramadan di Padang Pariaman, Wagub Vasko Serahkan Bantuan Bedah Rumah untuk Warga Kurang Mampu

PADANG PARIAMAN — Di sela rangkaian kegiatan Safari Ramadan 1447 H/2026, Wakil Gubernur Sumatera Barat (Wagub Sumbar), Vasko Ruseimy menyerahkan bantuan bedah rumah senilai Rp25 juta beserta paket sembako kepada warga kurang mampu di Manggopoh Ujung Timur, Kecamatan Ulakan Tapakih, Kabupaten Padang Pariaman, Sabtu (21/2/2026). Bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang diserahkan Wagub tersebut bersumber dari BAZNAS Provinsi Sumbar.

Penerima bantuan itu bernama Evi Yanti (37), seorang ibu dengan lima orang anak yang harus berjuang sendiri untuk memenuhinkebutuhan keluarga sejak suaminya meninggal dunia. Selama ini, Evi dan anak-anaknya tinggal di rumah berdinding GRC board dengan atap rumbia berukuran sekitar 2,5 x 4 meter, dengan kondisi yang jauh dari kata layak.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Evi bekerja sebagai penganyam tikar daun pandan. Dari pekerjaan itu, dalam waktu dua minggu ia memperoleh pendapatan sekitar Rp80 ribu. Penghasilan tersebut digunakan untuk mencukupi kebutuhan hidup sekaligus membiayai pendidikan anak-anaknya.

“Ini ada bantuan untuk perbaikan rumah dari masyarakat Sumatera Barat melalui BAZNAS Sumbar, untuk membantu biaya renovasi agar rumah Ibu menjadi lebih layak dan nyaman dihuni,” ujar Vasko saat menyerahkan bantuan.

Ia menegaskan bahwa Safari Ramadan tidak hanya menjadi momentum mempererat silaturahmi, tetapi juga menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, BAZNAS, dan masyarakat merupakan kunci dalam meningkatkan kualitas hunian warga kurang mampu di Sumbar.

Sementara itu Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi Sumbar terhadap warganya.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian Pemerintah Provinsi. Semoga bantuan ini menjadi awal kehidupan yang lebih baik bagi Ibu Evi dan keluarga,” ujarnya.

Ia juga mengajak wali nagari dan masyarakat setempat untuk bergotong royong membantu proses pembangunan rumah tersebut sebagai bentuk kepedulian bersama. Koordinasi antara pemerintah daerah dan pihak nagari pun langsung dilakukan di lokasi, dengan kesepakatan untuk mempercepat penyelesaian pembangunan rumah layak huni tersebut.

Sementara itu, usai menerima bantuan Evi Yanti tampak tak kuasa menahan haru. Ia mengaku tidak menyangka rumahnya akan dikunjungi langsung oleh Wakil Gubernur.

“Saya benar-benar terharu. Tidak pernah menyangka Pak Wakil Gubernur datang langsung ke rumah saya,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.

Sebelum menerima bantuan ini, Evi mengaku sudah sekitar dua tahun tinggal berpindah-pindah, bahkan sesekali menumpang di rumah orang tuanya karena kondisi rumahnya yang tidak memungkinkan untuk dihuni

Baginya, bantuan bedah rumah ini sangat berarti demi masa depan anak-anaknya. “Yang penting anak-anak bisa makan dan punya tempat tinggal yang tenang dan layak, meski sederhana, itu sudah cukup,” tuturnya.

Dengan adanya bantuan RTLH ini, diharapkan pembangunan rumah Evi dapat segera rampung. Sehingga, ia bersama keluarganya dapat menempati rumah yang lebih aman dan layak huni. (adpsb/cen/bud)

Pererat tali Silaturahmi, Anggota Polsek Sukorejo Mengikuti Kegiatan Minggu Kasih di Gereja GKJW

Polsek Sukorejo - Melalui kegiatan Minggu Kasih, Panit Binmas Polsek Sukorejo melaksanakan silaturahmi dan berdialog dengan jemaat Gereja GKJW, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar, pada Minggu 22/2/2026.

Kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian Polri dalam menjalin komunikasi langsung dengan masyarakat untuk mendengarkan aspirasi, saran, maupun keluhan terkait situasi kamtibmas di lingkungan tempat tinggal.

Dalam kesempatan itu, salah satu jemaat menyampaikan pertanyaan Bagaiamana mengurus akte kelahiran. 

Menanggapi hal tersebut, Panit Binmas Polsek Sukorejo menjelaskan Silahkan datang ke kantor dengan membawa Surat pengantar dari Desa/Kelurahan dan surat keterangan dari Bindan/RS yang menangani kelahira  Fc KTP serta KK orang tua. 

Kegiatan Minggu Kasih ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, serta menjadi sarana komunikasi yang efektif untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kecamatan Sukorejo.

TIM 

JELANG RAMADHAN BUDAYAWAN NYADRAN DI MAKAM PAK SAKERA

 

PASURUAN - Puluhan Seniman Forum Pamong Kebudayaan (FPK) menyelenggarakan acara Nyadran di Makam Sagiman atau Pak Sakera, Desa Kolursari Kecamatan Bangil Kabupaten Pasuruan Minggu (15/2/2026) pagi.

Ken Pamungkas, Wakil Ketua FPK Pasuruan mengatakan, acara tergelar karena sinergitas antara budayawan FPK yang berselaras dengan tokoh masyarakat, pemerintah dan juga masyarakat Kolursari khususnya lingkungan Bekacak tempat bersemayamnya Pak Sakera. 

"Apresiasi setinggi-tingginya kepada tokoh masyarakat dan warga Bekacak atas semangatnya dalam menghormati Pak Sakera sebagai tokoh pejuang Pasuruan" ujar pengusaha muda ini. 

Sementara itu Dr. Ronny Winarno, S.H., M.Hum., tokoh masyarakat Bangil menegaskan jika usulan para budayawan agar Pak Sakera mendapat gelar Pahlawan sudah selayaknya direspon. 

"Respon pemerintah seakan jalan ditempat terkait usulan Pak Sakera dapat gelar pahlawan", ujar mantan Rektor Unmer Pasuruan ini. 

Di tempat yang sama Ki Bagong Sabdo Sinukarto Ketua FPK Jatim (Jawa Timur) mengaku tetap sabar menunggu sampai di mana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan merespon aspirasi masyarakatnya yang berkeinginan ada gelar Pahlawan untuk Sagiman atau Pak Sakera. 

Dirinya malah mengacungi jempol untuk Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pasuruan yang menetapkan Sakera sebagai maskot Pilkada. 

"Salut dengan KPU, padahal kalau memang proses untuk gelar pahlawan itu rumit, sementara bisa menggunakan nama Sakera sebagai nama salah satu ruas jalan di Pasuruan", papar Bagong yang menggagas acara Nyadran lebih dari 10 tahun lalu. 

Selain diikuti S

eniman, acara kali ini juga diikuti beberapa siswa TK PGRI Kecamatan Pandaan.

TIM 

Mengecek Polsek Paling Ujung Perbatasan Sumatera Selatan–Bengkulu, Kapolda Tekankan Kebersihan dan Kesiapsiagaan

Kapolda Bengkulu Irjen Pol Mardiyono, S.I.K., M.Si. melaksanakan kunjungan dengan tema “Mengecek Polsek Paling Ujung Perbatasan Sumatera Selatan–Bengkulu” di wilayah hukum Polsek Bermani Ilir dan Polsek Taba Penanjung Senin(16/02/26)

Kegiatan yang didampingi para Pejabat Utama (PJU) Polda Bengkulu tersebut bertujuan untuk memastikan kesiapan personel serta sarana dan prasarana dalam menunjang pelaksanaan tugas, khususnya di wilayah perbatasan yang menjadi garda terdepan pelayanan Polri.

Dalam arahannya, Kapolda Bengkulu menekankan pentingnya menjaga kebersihan mako polsek dan lingkungan sekitar sebagai wujud kedisiplinan serta tanggung jawab anggota.

Selain melakukan pengecekan kondisi bangunan, ruang pelayanan, dan lingkungan mako, Kapolda juga memberikan motivasi kepada personel agar tetap semangat dalam bertugas meski berada di wilayah paling ujung perbatasan.

Kunjungan ini menjadi bukti komitmen pimpinan dalam memastikan seluruh jajaran, termasuk polsek di wilayah terluar, tetap dalam kondisi siap operasional dan mampu memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Kegiatan berlangsung aman dan kondusif.

TIM 

Wagub Vasko Salurkan Bantuan Bedah Rumah di Kelurahan Taratak Padang Kampuang Kota Payakumbuh, Warga Setempat Menilai Sangat Tepat Sasaran

 


PAYAKUMBUH — Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy, menyambangi langsung rumah Linda Rianti (45), warga Kelurahan Taratak Padang Kampuang, Payakumbuh Utara, Kota Payakumbuh, Jumat (20/2/2026).

Rumah yang ditempati Linda bersama suami dan tiga anaknya itu sudah tidak layak huni. Rumah yang terbuat dari kayu tersebut, kondisinya cukup memprihatinkan. Beberapa ruas dindingnya belum tertutup rapi, hanya dilapisi seng bekas seadanya, sementara loteng rumahnya juga banyak yang sudah bolong.

Sebagai bentuk rasa empati kepada keluarga Linda, Wagub Vasko menyerahkan bantuan bedah rumah melalui program rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) Baznas Sumbar senilai Rp25 juta. Selain itu, Wagub juga menyerahkan paket bantuan sembako kepada keluarga tersebut.

Kunjungan Wagub ke daerah tersebut merupakan bagian dari rangkaian Safari Ramadan 1447 Hijriah Pemerintah Provinsi Sumbar pada tahun 2026 ini.

Diketahui, Linda memiliki 3 orang anak, salah seorang di antaranya bersekolah di SMP Darussalam Aulia, Kota Payakumbuh. Namun, akibat keterbatasan ekonomi, anaknya tersebut menunggak biaya sekolah selama 10 bulan. Mengetahui hal tersebut, Wagub minta pelunasan tunggakan anak Linda dibantu Pemko Payakumbuh, melalui  Wakil Walikota Payakumbuh.

“Pak Wawa, tunggakan biaya sekolah ini, saya minta

tolong dibantu pelunasannya ya Pak Wawa,"ujar Wagub Vasko kepada Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman.

Linda mengungkapkan, dirinya sudah hampir empat tahun tinggal di rumah itu bersama suaminya, Zelmi (50) dan tiga anaknya yang masih usia sekolah. Sang suami sehari-hari bekerja sebagai penggembala kambing ternak milik tetangganya.

"Alhamdulillah. Kami sangat senang sekali dapat bantuan bedah rumah dari Pak Wagub. InsyaAllah bantuan ini akan segera kami manfaatkan,"ujar Linda dengan mata berkaca-kaca.

Ia mengatakan, selama ini keluarganya belum pernah menerima bantuan untuk perbaikan rumah yang mereka tempati. Bantuan yang datang hari ini, baginya serasa mimpi, sebab datangnya tiba-tiba dan tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.

“Sekarang rasanya saya seperti bermimpi. Tanpa pemberitahuan, tiba-tiba Pak Wagub datang membawa bantuan. Kami sangat bersyukur, Alhamdulillah Allah sayang dengan keluarga kami,” tambahnya.

Linda pun berharap, Wagub dan seluruh pihak yang telah membantunya diberi kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan tugas oleh Allah SWT.

“Mudah-mudahan bapak Vasko dan rombongan selalu sehat, dimudahkan rezekinya, dilancarkan segala urusan, agar terus bisa membantu masyarakat yang membutuhkan,” ucapnya.

Sementara itu, salah seorang warga setempat, Fadli (48) menilai bantuan yang disalurkan Wagub Vasko sudah sangat tepat sasaran. Menurutnya, kondisi rumah yang ditempati Linda dan keluarga memang sudah sangat layak mendapat perhatian.

“Sangat efektif. Kelurga itu memang sudah lama ingin membangun, tapi belum bisa, karena keterbatasan ekonomi,” kata Fadli. (adpsb/cen/bud)