ONENEWSINDO.COM — Suasana Ramadan yang penuh kehangatan dan kebersamaan turut dirasakan oleh Pical Lele Akbar saat berkunjung ke sebuah kedai kuliner sederhana di Kota Pariaman. Dalam suasana malam Ramadan yang sejuk, ia menikmati berbagai hidangan khas yang menggugah selera.
Kunjungan tersebut terasa semakin istimewa ketika Pical memulai santapannya dengan segelas "teh taluah" Teh Telur, minuman tradisional khas Minangkabau yang terbuat dari perpaduan teh hangat, kuning telur, gula, serta perasan jeruk nipis. Minuman ini dikenal luas sebagai sajian yang mampu membantu memulihkan energi setelah seharian menjalankan ibadah puasa.
Sambil menikmati hangatnya teh taluah, sejumlah menu makanan turut tersaji di meja. Di antaranya ayam geprek dengan sambal pedas, pecel lele dengan sambal khas, serta pecel ayam yang renyah, yang disajikan bersama nasi hangat. Aroma sambal dan lauk yang baru dimasak menambah selera makan dalam suasana santai khas kedai tradisional.
Selain menu utama tersebut, kedai ini juga menyediakan berbagai pilihan minuman segar dan hidangan lainnya yang cocok dinikmati saat berbuka puasa maupun setelah melaksanakan salat tarawih. Suasana kedai yang sederhana namun akrab membuat para pengunjung merasa nyaman untuk bersantai dan berbincang bersama keluarga maupun sahabat.
Menurut Pical Lele Akbar, momen seperti ini menjadi bagian dari keindahan Ramadan. Ia menilai bahwa kebersamaan serta suasana hangat di tempat sederhana dapat menghadirkan kebahagiaan tersendiri di bulan suci.
“Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang kebersamaan, mempererat silaturahmi, serta mensyukuri rezeki yang Allah berikan,” ujarnya.
Kunjungan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kuliner sederhana seperti pecel lele, ayam geprek, serta segelas teh taluah tetap mampu menghadirkan pengalaman berbuka yang berkesan. Bagi masyarakat yang ingin menikmati hidangan lezat dalam suasana santai, kedai tersebut dapat menjadi salah satu pilihan menarik untuk dikunjungi selama bulan Ramadan.
(Ibrahim)
