Kegiatan tersebut berlangsung penuh semangat dan keceriaan. Anak-anak tampak antusias mengikuti setiap gerakan yang diajarkan oleh Koptik Arif. Selain untuk melestarikan budaya daerah, latihan tari Yospan ini juga bertujuan menumbuhkan rasa percaya diri serta mempererat kedekatan antara anggota TNI dan masyarakat, khususnya generasi muda.
Koptik Arif mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan karakter dan kecintaan terhadap budaya lokal Papua kepada anak-anak sejak usia dini.
“Melalui latihan tari Yospan ini, kami ingin mengajak anak-anak untuk mencintai budaya daerahnya sendiri sekaligus memberikan kegiatan positif selama pelaksanaan TMMD berlangsung,” ujarnya.
Sementara itu, pihak sekolah menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian Satgas TMMD Kodim 1801/Manokwari terhadap pendidikan dan pengembangan bakat seni anak-anak di Kampung Tanah Rubuh.
Program TMMD ke-128 Kodim 1801/Manokwari tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga melaksanakan berbagai kegiatan sosial, pendidikan, dan budaya guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedalaman Papua Barat.
(Tim/Red)
