Dalam pesannya, Ronaldo mengutip firman Allah SWT dari Surah Al-Kautsar ayat 2: “Maka shalatlah engkau karena Tuhanmu dan berkurbanlah.” Ayat ini menjadi landasan utama dalam menyampaikan pesan bahwa Idul Adha bukan sekadar perayaan, melainkan momen untuk mempertebal iman, meneladani ketulusan Nabi Ibrahim AS, serta menumbuhkan semangat berkorban demi kebaikan bersama.
“Idul Adha mengajarkan kita arti pengorbanan, ketaatan, dan kepedulian. Di momen suci ini, mari kita tingkatkan rasa syukur, berbagi rezeki dengan sesama, terutama mereka yang membutuhkan, serta menjaga persaudaraan dan kerukunan di tengah masyarakat,” ujar Ronaldo dalam pesan resminya.
Sebagai pimpinan lembaga pemasyarakatan, ia juga menekankan bahwa nilai-nilai Idul Adha sangat relevan dengan tugas dan fungsi pemasyarakatan, yaitu membina dan membimbing warga binaan agar menjadi manusia yang lebih baik, bertakwa, dan memiliki kepedulian terhadap orang lain. Semangat berkurban dan berbagi harus tercermin dalam setiap langkah pelayanan dan pembinaan yang dilakukan oleh seluruh jajaran Lapas Kelas IIA Padang.
“Bagi kami di lingkungan pemasyarakatan, makna Idul Adha adalah tentang memberikan harapan, kesempatan kedua, dan kasih sayang. Semoga semangat kebersamaan dan ketakwaan ini senantiasa menyertai kami dalam menjalankan amanah melayani negara dan masyarakat,” tambahnya.
Ronaldo juga berdoa agar seluruh keluarga besar Lapas Kelas IIA Padang, warga binaan, dan seluruh masyarakat Sumatera Barat senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan, dan perlindungan oleh Allah SWT. Semoga ibadah dan pengorbanan yang dilakukan diterima di sisi-Nya, serta membawa kedamaian dan kemajuan bagi bangsa dan negara.
Peringatan Hari Raya Idul Adha 1447 H ini menjadi momen istimewa bagi seluruh elemen di Lapas Kelas IIA Padang untuk merenung, mempererat silaturahmi, dan memperkuat komitmen dalam menjalankan tugas pelayanan publik yang berAKHLAK, berintegritas, dan berdedikasi tinggi.
Rls