Dalam amanat Pangdam XVIII/Ksr Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru yang dibacakan Danrindam, disampaikan ucapan selamat atas keberhasilan para prajurit. Pendidikan ini menjadi bekal awal untuk membentuk Bintara yang berpegang teguh pada Sapta Marga dan Sumpah Prajurit, memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar keprajuritan, serta kondisi jasmani yang samapta.
Pangdam berpesan agar para prajurit mampu menjadi teladan dengan menjunjung disiplin, loyalitas dan tanggung jawab dalam setiap tugas. Sikap, ucapan dan tindakan juga harus dijaga agar tidak mencoreng nama baik pribadi, keluarga, satuan maupun TNI AD. Selanjutnya, para prajurit akan mengikuti pendidikan kejuruan di Dodiklatpur Rindam XVIII/Ksr.
Penutupan pendidikan berlangsung semakin semarak dengan berbagai demonstrasi keterampilan yang ditampilkan para mantan siswa, mulai dari taktik regu senapan, bongkar pasang senjata, hingga Tari Seka Kaimana khas Papua. Penampilan tersebut menjadi gambaran hasil pembelajaran selama pendidikan sekaligus menunjukkan kesiapan para prajurit untuk menerapkan ilmu dan keterampilan dalam menjalankan tugas.
(Tim/Red)
