ONENEWSINDO.COM, PADANG PARIAMAN — Tradisi badikie menjadi salah satu bagian menarik dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Surau Tangah Padang, Korong Lubuak Pua, Nagari Balah Aie Utara, Kecamatan VII Koto, Kabupaten Padang Pariaman, pada 30–31 Agustus 2026.
Badikie merupakan tradisi melantunkan zikir dan puji-pujian kepada Nabi Muhammad SAW secara berkelompok. Tradisi keagamaan yang telah lama hidup di tengah masyarakat Minangkabau itu kembali dilaksanakan bersama rangkaian jamba, bungo lado, lamang, dan selawat dulang.
Panitia memperkirakan sekitar 8.500 warga menghadiri rangkaian Maulid. Antusiasme masyarakat juga terlihat dari partisipasi dalam pengumpulan sumbangan. Berdasarkan keterangan panitia, total sementara sumbangan yang terkumpul mencapai sekitar Rp186 juta.
Ketua Panitia Maulid Nabi Surau Tangah Padang, Efroy, menyampaikan terima kasih kepada masyarakat, jamaah, perantau serta seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan.
“Terima kasih kepada seluruh masyarakat, jamaah, perantau, niniak mamak, alim ulama, pemuda dan semua pihak yang telah ikut membantu menyukseskan Maulid Nabi di Surau Tangah Padang. Semoga tenaga, waktu, pikiran dan sumbangan yang diberikan menjadi amal ibadah dan mendapat balasan dari Allah SWT,” kata Efroy.
Peringatan Maulid Nabi tersebut tidak hanya menjadi momentum meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi dan gotong royong masyarakat. Panitia berharap tradisi badikie dan rangkaian keagamaan lainnya tetap terjaga serta dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.
