Peninjauan tersebut dilakukan sebagai langkah memastikan kondisi saluran air dan jaringan irigasi yang terdampak banjir bandang sebelumnya dapat segera ditangani dan kembali berfungsi sebagaimana mestinya.
Lurah KPIK Doni MS, S.AP. menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut karena berada langsung di wilayah yang terdampak dan mengetahui kondisi lapangan serta kebutuhan masyarakat, khususnya warga yang menggantungkan aktivitasnya pada sektor pertanian.
Dalam peninjauan itu, Doni MS mendampingi Asisten I Pemerintah Kota Padang Tarmizi, Asisten II Didi Haryadi, serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang Malvi Hendri.
Kehadiran unsur pemerintah tersebut menunjukkan perhatian terhadap percepatan pemulihan infrastruktur pengairan yang memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat di Kampuang Appa dan sekitarnya.
Banjir bandang yang terjadi sebelumnya memberikan dampak terhadap sejumlah saluran air dan irigasi. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena jaringan pengairan sangat menentukan kelancaran aktivitas masyarakat, terutama para petani.
Doni MS selaku Lurah KPIK turut memastikan kondisi di lapangan dapat menjadi bahan evaluasi pemerintah dalam menentukan langkah penanganan yang diperlukan.
Menurutnya, pemulihan saluran irigasi bukan semata-mata menyangkut infrastruktur, tetapi juga berkaitan langsung dengan keberlangsungan aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah kelurahan.
Saluran irigasi yang kembali berfungsi diharapkan mampu mengalirkan air secara normal menuju areal persawahan warga sehingga para petani dapat kembali menjalankan aktivitas bercocok tanam.
Hal tersebut menjadi perhatian karena lahan pertanian masyarakat membutuhkan ketersediaan air yang memadai, terutama ketika memasuki masa persiapan tanam padi.
Dalam kegiatan peninjauan tersebut, kondisi saluran sungai dan jaringan irigasi diamati secara langsung untuk melihat bagian-bagian yang terdampak serta kebutuhan pembangunan maupun perbaikan di lapangan.
Lurah KPIK Doni MS juga terus berkoordinasi dengan jajaran pemerintah terkait agar aspirasi dan kebutuhan masyarakat di wilayahnya dapat tersampaikan dengan baik.
Koordinasi tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat penanganan pascabencana sehingga masyarakat tidak terlalu lama mengalami dampak terganggunya fungsi saluran pengairan.
Bagi petani, normalisasi dan pemulihan jaringan irigasi memiliki arti penting. Dengan saluran air yang kembali berfungsi, kegiatan menuju masa tanam diharapkan dapat berjalan lebih lancar.
Pemerintah Kota Padang melalui perangkat terkait terus melakukan pemantauan terhadap kondisi infrastruktur yang terdampak bencana, termasuk saluran sungai dan irigasi yang menjadi penopang aktivitas masyarakat.
Di tingkat kelurahan, peran Doni MS sangat strategis dalam menjembatani komunikasi antara masyarakat dengan pemerintah kota. Informasi mengenai kondisi riil di lapangan dapat menjadi masukan dalam menentukan prioritas penanganan.
Kunjungan tersebut sekaligus memperlihatkan sinergi antara pemerintah kota, perangkat daerah dan pemerintah kelurahan dalam menghadapi dampak bencana serta mempercepat pemulihan fasilitas yang dibutuhkan masyarakat.
Doni MS menegaskan pentingnya memastikan saluran pengairan dapat kembali berfungsi agar masyarakat, khususnya petani, dapat segera beraktivitas normal dan memanfaatkan lahan persawahan mereka.
Dengan adanya peninjauan langsung bersama jajaran terkait, diharapkan proses pembangunan dan pemulihan saluran sungai serta irigasi di Kampuang Appa dapat memberikan hasil nyata bagi masyarakat.
Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama untuk memulihkan kondisi wilayah pascabanjir bandang sekaligus menjaga keberlanjutan sektor pertanian masyarakat Koto Panjang Ikua Koto. Kehadiran Lurah KPIK Doni MS, S.AP. di lapangan mencerminkan upaya pemerintah kelurahan untuk terus mengawal kepentingan warga hingga kondisi kembali normal.